UNTUK LAVYLIA

UNTUK LAVYLIA

  • WpView
    Membaca 1,800
  • WpVote
    Vote 216
  • WpPart
    Bab 30
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 16, 2024
Aku akan segera kembali. Simpan aja dulu [SETIAP DESA MEMILIKI PINTU DAN SETIAP PINTU BUTUH KUNCI] Batas waktu yang Lilysia miliki hanya tiga puluh hari untuk membawa pulang Bunga Lavylia. Bunga itu akan dijadikan sebagai obat bagi Ibunya yang mengidap sakit langka. Dan, demi sekuntum bunga yang sangat berharga, Lilysia diharuskan untuk menjelajah lima desa. Sayangnya, lima desa yang akan Lilysia lalui bukan seperti desa pada umumnya. Ini desa-desa yang penuh pesona juga ... sangat unik. Tidak! Lebih tepatnya sangat aneh. "Lilysia tidak tahu, di mana kuncinya?" *** [TYPO, KEPENULISAN, MASIH HARUS BANYAK BELAJAR] Up semampunya, selamat membaca. Jangan lupa vote/komen/follow.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#978
cute
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • HAGA : Becoming the Father of the Villain Twins
  • Lentera Lily
  • LUIZIA [SUDAH TERBIT]
  • Diamas : The Clandestine of Millgrien
  • Romeo, Take Me! [END]
  • Rainbow Mist ✔️
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Stellar Temporis - Sarnova [END]
  • ELZEAN [On Going]

Haga jadi ayahh?? [KARYA AKU ASLI YA. BUKAN TERJEMAHAN] Haga tadinya adalah seorang laki-laki biasa yang bekerja keras sedari remaja untuk menghidupi dirinya dan adiknya. Namun, sekarang Haga malah bertransmigrasi ke novel yang sering dibaca oleh adiknya. Yang lebih buruknya lagi peran Haga adalah seorang ayah yang sering mabuk-mabukan, memukuli orang, bermain dengan banyak wanita, dan melakukan kekerasan. Ditambah lagi, ia harus menjadi seorang ayah dari kedua anak kembar yang di masa depan akan menjadi antagonis dalam novel tersebut. Ini seriusann??? -Haga **** Ayah" suara anak kecil membangunkan Haga yang sedang tertidur. "Ayahh" panggilnya lagi membuat Haga merasa risih. "Ava lapar, ayah" suara anak kecil itu masih memenuhi telinga Haga. "Kalo laper masak lah" Haga yang tadinya masih tertidur dalam posisi telentang, langsung membalikkan badannya hingga memunggungi asal suara. "Tapi nggak ada makanan yang bisa dimasak, Ayah. Kian butuh makan, badannya panas" "Ayah, Ava mohon. Kian sakit. Harus makan" "Ayah" tidak henti-hentinya anak kecil itu menganggu Haga. Haga tadinya merasa risih dan kesal karena tidurnya diganggu. Namun, tak lama ia merasakan ada hal yang aneh. 'Ayah??' Mengapa ada yang memanggilnya ayah? Mana mungkin adiknya memanggil dirinya ayah 'kan. Menyadari keanehan itu, Haga langsung membuka matanya. Ia dapat melihat seorang anak kecil perempuan dengan badan yang sangat kurus dan tubuhnya penuh luka. Rambut panjangnya yang berwarna pink bergelombang juga terlihat kusut tidak beraturan. "Kamu.... siapa?" ⚠️ Warning ⚠️ - Slow update - Buat yang mau plagiat, hushhhh sana jauh-jauh, pergi dari sini

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan