Melupakanmu (TAMAT)

Melupakanmu (TAMAT)

  • WpView
    Reads 244
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 17, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku senang melihatmu bahagia. Dalam diam aku pernah mencintaimu, dan dalam diam pula aku belajar bahagia menyaksikanmu bersama seseorang yang benar-benar kamu cintai." ~Azzahra Mei~ "Jangan terlalu berharap banyak tentang diriku, Zahra. Karena itu mungkin akan menyakitimu. Carilah sosok laki-laki yang lebih baik dariku, yang bisa mencintaimu dengan tulus. Aku mungkin nggak bisa bersamamu, karena perasaan yang dulu sudah hilang setelah kita nggak lagi saling bertemu." ~Zildan Askara~ PERINGATAN ⚠️ Cerita ini tidak boleh ditiru atau dibajak dalam bentuk apa pun. Luka seseorang bukan untuk dijadikan kepuasan, apalagi demi uang. Hargai karya orang lain, ciptakan imajinasimu sendiri, dan jangan pernah merampas hak penulis.
All Rights Reserved
#95
menyesal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FEARLESS || JAYISA
  • Eimaikala
  • Mengapa Kita? (Usai√)
  • Pangeran & Khumairah [Completed]
  • THE SECRET LOVE
  • LINE OF DESTINY
  • Hide A Love (SELESAI)✔
  • Kisah Akala

Hidup itu pilihan. Tapi ada karena suatu kesalahan bukanlah suatu keinginan. Toh yang namanya manusia pasti pernah khilaf pada masanya. Siapalah yang bisa mengira seperti apa Tuhan menorehkan takdir seseorang. Sera, gadis cantik yang terlahir mandiri sejak kecil itu ditakdirkan bertemu dengan Kafka, laki-laki yang selalu ingin terlibat dalam setiap proses dan langkah kecilnya. Membuat Sera mau tidak mau menerima eksistensinya. Bersamaan dengan itu banyak hal baru yang Sera temukan, termasuk menekan rasa takutnya untuk memperjuangkan Kafka, agar selalu menjadi miliknya. Pun dengan Kafka yang juga melakukan hal yang sama. "Ka, aku nggak pantes ya berdiri di samping kamu?" "Kata siapa? Ra, hidup itu simpel, Tuhan kasih banyak opsi buat dijadikan pilihan. Kalau nggak bisa berdiri di samping aku, kamu bisa duduk di pangkuan aku. Jangan takut, Ra. Mereka cuma iri. Kita bisa berjuang sama-sama." "But i'm a mess." Kafka tersenyum, "Kalau gitu kita tata lagi perlahan, sampai kembali seperti semula. Nggak ada yang perlu dikhawatirkan, selagi bersama, semuanya bakal berjalan sesuai rencana, Ra."

More details
WpActionLinkContent Guidelines