Gravitasi: Another Life

Gravitasi: Another Life

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 5, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Kehidupan mereka penuh dengan tanda tanya, mereka mendapat sosok orang tua hanya dari kakek dan nenek. "Orang tua kalian sudah meninggal karena kecelakaan, sudah jangan bertanya lagi." -Kakek Surya. Gravitasi Arcelio berusaha memahami, tapi hatinya terus mengelak. Bagaimana bisa percaya, jika hanya kuburan mama yang ditemukan, sedang kuburan papa masih menjadi misteri hingga saat ini. "Tapi aku selalu mendengar suara papa minta tolong," kata Gavi sedikit ragu, takut mereka hanya menganggap sebatas halusinasi. "Bagaimana kamu yakin itu suara papamu, jika kecelakaan mengerikan tersebut waktu kamu masih berusia tiga tahun. Itu hanya bisikan iblis!" -Nenek Tari. [Baca disclaimer di bagian prolog]
All Rights Reserved
#290
twin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrated as twins
  • kembar yang berbeda
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • We're Family, Aren't We?
  • 💫Three Stars Divided 💫
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • ASKA (New Version)
  • Paradise

Rafa dan Dava adalah dua sahabat yang sama sama aktif, toxic dan bertengkar dalam hal kecil, namun selalu kembali berbaikan setelah 3 menit kemudian. Rafa, meski punya asma, aktifnya sangat luar biasa, membuat guru jadi sakit kepala, dan tak pernah kapok meski setelahnya harus mendapatkan udara lewat masker oksigen atau inhaler. Dava pun begitu. Mereka satu hati, satu jiwa, dan selalu satu pikiran. Rafa terluka, ia ikut terluka, Rafa dihukum, ikut dihukum, Rafa sakit, ia tak ikut sakit. layaknya anak kembar. Suatu hari, kebakaran besar melanda sekolah mereka. Rafa terjebak di UKS, dan Dava, yang sudah keluar duluan, kembali ke dalam untuk menyelamatkan Rafa. tapi, ya begitulah takdir. mereka mati tertimpa reruntuhan, sebelum bisa keluar. dan Rafa, sudah lebih dulu pergi di pelukan Dava karena terlalu banyak menghirup asap yang membuat Paru paru nya terbakar. ketika terbangun... "Anjir, lo siapa? " "Gue Rafa." "bohong, muka lo gak ganteng kek gini, anjay." "lah, anjir. lo siapa sok kenal gue?! " "Dava, gue. " "bohong, Dava juga gak punya muka ganteng. yeeuuu asbun, lo." "eh anjir. gue kan dah mati, sialan! gue Rafa!" "lah iya, gue juga mati pas nolongin si Rafa! " "Sialan! jadi... " KITA PINDAH BADAN, GITU?! " Cerita baru~ suasana baru~ misi baru~ hasil pemikiran sendiriii, terlalu banyak inspirasi ampe susah tidur~ *ngobatin Papi Sapier, pake cerita si kembar baru, neh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines