Lentera Senja

Lentera Senja

  • WpView
    LECTURES 377
  • WpVote
    Votes 228
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., juil. 14, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA!] "Aa' nama nya siapa atuh, kok eneng baru liat ya." Ucap Senja sambil terus menatap kearah lelaki tersebut. "Ga usah modus." Ucapnya dengan ketus kearah Senja. "Bukan modus atuh, eneng mah cuman nanya aja, baperan amat si Aa' mah." Sahut Senja dengan muka tanpa dosa. "Mana bakso sayanya, astaga." Bukannya Senja memberi bakso tersebut, dia malah menyondorkan tangannya yang kosong. "Kenalin atuh, eneng Senja, calon istri nya Aa'." Ujar nya sambil mengedipkan satu mata nya. "Ngimpi!" Ucap nya dengan penuh penekanan tanpa menjabat tangan Senja. .... "Bermimpi lah setinggi langit, kalo jatuh ya gapapa paling kebawah."-Lentera Senja Aleana. "Intinya, jangan berekspektasi lebih dari yang lebih."-Zio Pramudja Dwirangga. [Warning: mengandung beberapa kata kasar!] Cvr: pins. Started: 16 Jan 2024 Finish: [DON'T COPY MY STORY!] Yang Copy semoga gigi nya rontok semua!
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Cerita di Balik Senja
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • SeLYna🍂
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Adka Is BABY [FemDom]
  • SENJA JINGGA
  • Sehidup Semati | Complete
  • My Love Ketos❤

"Senjanya bagus banget," suara gadis kecil yang sedang berdiri menatap langit yang berwarna oranye dengan angin yang menyapu pelan wajahnya. "Ayah... Ayah lihat! Langit nya bagus banget," Jawab gadis kecil itu dengan senyum bak bulan sabit pada wajahnya. Laki-laki berbadan tegap dengan struktur wajah yang tidak jauh dengan gadis kecil di hadapannya, kini berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan gadis itu. Lebih tepatnya, mereka adalah sosok ayah dan seorang anak. "Senja, Senja tahu, kenapa ayah memberi nama Senja, itu 'Senja'?" mendengar pertanyaan yang tidak bisa di jangkau oleh pikiran anak kecil yang bernama senja itu, ia hanya menggeleng. Lalu, ia bertanya " memangnya kenapa ayah?" Tanya Senja pada sang Ayah. "Karena Senja itu indah, dia juga ikhlas, dan dia selalu mengingatkan ayah pada almarhum ibu kamu, Senja." Senja mengerutkan alisnya, ia bingung dengan apa yang ayahnya ucapkan. "Senja masih nggak tahu maksud ayah." "Nggak papa sayang, saat ini Senja memang belum mengerti. Tapi nanti, Ayah yakin kamu pasti mengerti maksud ayah. Oke Langit Senja?" "Oke ayah!" Senja memeluk Ayah nya dengan erar tanpa sekat sedikitpun.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu