Lentera Senja

Lentera Senja

  • WpView
    Reads 374
  • WpVote
    Votes 228
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 14, 2025
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA!] "Aa' nama nya siapa atuh, kok eneng baru liat ya." Ucap Senja sambil terus menatap kearah lelaki tersebut. "Ga usah modus." Ucapnya dengan ketus kearah Senja. "Bukan modus atuh, eneng mah cuman nanya aja, baperan amat si Aa' mah." Sahut Senja dengan muka tanpa dosa. "Mana bakso sayanya, astaga." Bukannya Senja memberi bakso tersebut, dia malah menyondorkan tangannya yang kosong. "Kenalin atuh, eneng Senja, calon istri nya Aa'." Ujar nya sambil mengedipkan satu mata nya. "Ngimpi!" Ucap nya dengan penuh penekanan tanpa menjabat tangan Senja. .... "Bermimpi lah setinggi langit, kalo jatuh ya gapapa paling kebawah."-Lentera Senja Aleana. "Intinya, jangan berekspektasi lebih dari yang lebih."-Zio Pramudja Dwirangga. [Warning: mengandung beberapa kata kasar!] Cvr: pins. Started: 16 Jan 2024 Finish: [DON'T COPY MY STORY!] Yang Copy semoga gigi nya rontok semua!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine [SELESAI] ✔
  • ARANAYA (END)
  • Sehidup Semati | Complete
  • Dosen Nano-Nano
  • MY CHUBBY GIRL✔
  • 36 days with you {saida} [End]
  • SENJA JINGGA
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • My Love Ketos❤

PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines