This is My Destiny

This is My Destiny

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 5, 2024
Dilarang keras untuk plagiat🚫 Murni hasil dari pemikiran sendiri❄️ Ketika malam gelap yg menyelimuti kesunyian, hampa,sepi itu yg dirasakan oleh seorang gadis yang berusia 17 tahun yang saat ini berada dalam kamar, yg merasakan gelap nya malam,dia gadis yang dipaksa untuk dewasa oleh keadaan,yh dia adalah "eyzella raisyah anantha",yang kerap dipanggil zella.dia gadis yang merasakan kesepian dikeramaian,merasa sepi dalam kegaduhan dan merasa hampa dalam kegembiraan.... "Semesta saya tidak pernah memintamu untuk mengasihaniku" "Saya yakin Allah tidak akan menguji hambanya diluar batas kemampuannya,dan saya yakin Allah akan meninggikan derajat seorang hamba yg diberikan ujian kepadanya" "Baiklah jika ini yg kalian inginkan,saya berubah,tpi jangan pernah menyesali perubahan saya" "Tapi ini bukan tentang perubahan penampilan, tapi tentang perlakuan,sikap,sifat dan mental" ....... @hnprivate_04 @eyzella_anantha
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Nazea
  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Full Of Scratches
  • Naura & Lukanya
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • ANANTHA- I'm Fine (Save Me)
  • Jah, Beauty Isn't Forever
  • Garis Takdir Sera [ON GOING]
  • The Nights [COMPLETE]

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines