━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ [FOLLOW SEBELUM MEMBACA] ^^TERIMAKASIH YANG SUDAH MEMILIH CERITA INI UNTUK DI TAMBAHKAN KEDALAM PERPUSTAKAAN KALIAN^^ -[Menulis bukan keahlian saya. Mengarang bukan saya jagonya. tapi, Berhalusinasi adalah bakat saya]- ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ Lahir di dunia bukanlah keinginannya. Dirinya tak merasa rugi jika ia tidak ada di bumi ini. Berada di panti asuhan lebih baik baginya di bandingkan tinggal di rumah. Ia lebih baik mati di bandingkan harus menjalani hidup yang begitu keras. Tidak ada yang membelanya, tidak ada yang percaya padanya. Rachel Awelga, gadis berusia 16 tahun yang selalu haha hihi diluaran sana. Gadis bobrok dengan tingkah laku yang selalu bisa membuat orang lain terhibur. Ia selalu memakai topeng setiap harinya. Topeng? Ya topeng penyamaran agar ia terlihat baik baik saja. Topeng yang bagus bukan? Terkadang Rachel sendiri bingung. Hidupnya untuk apa? Bahkan dia sendiri saja tidak tahu jati diri dirinya. Kata 'Broken Home' sudah menjadi ciri khas kehidupannya. Ayahnya meninggalkan nya waktu ia berumur 40 hari, ia haus oleh kasih sayang. Ibu Rachel tidak menyadari apa yang putrinya rasakan, ia mengira bahwa gadis itu baik baik saja. Rachel merasa kehidupannya terlalu dramatis, namun ia harus menjalankan nya.
Detail lengkap