PAYUNG TEDUH [HIATUS]

PAYUNG TEDUH [HIATUS]

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 3, 2024
"Gue mau, kali ini jangan ada penolakan. Kasian kepala lo kenak hujan." "Apa peduli Lo sama gue?." "Apa susahnya sih sepayung sama gue." Kisah berawal ketika Sukma Sasrapratiwi memainkan rintik hujan di tangannya. Sedetik-dua detik-tiga detik. Ia memajukan tubuhnya. Kini seragamnya ikut basah oleh hujan. Sukma senang sekali dengan hujan. Hampir tiap hujan turun, sudah dipastikan Sukma tak akan menyia-nyiakan kesempatan itu. Ia harus bergabung bersama hujan. Memberi diri sebagai ritual rutin. Disisi lain, Bayu Djaka Prakarsa yang hendak berangkat ke sekolah mendapati seorang gadis berseragam lengkap menikmati guyuran hujan yang kian lama semakin deras. Sekali-dua kali, ia hiraukan. Kini setiap hujan ia akan disuguhkan dengan pemandangan gadis hujan. Kali ini cuaca agak ekstrim. Diikuti sambaran petir. "Gila Lo?" "Sini sepayung sama gue." Bayu menunjuk payungnya sebagai isyarat agar gadis itu mengikuti nya. Sukma hanya mengedikkan bahu. Ia tak memperdulikan manusia dihapannya. "Lo budeg apa gimana?!." "Gue ga mau." Sukma berjalan mengikuti laju hujan. Meninggalkan Bayu dengan payungnya. ©Enyo Soe
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Hujan Dan Rindu
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • I Choose You [END]
  • OUR HAPPINESS?
  • Cupikacu
  • rain untuk senja
  • I Have a Crush on You [COMPLETED]
  •  At SKOOL?

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines