Kamu Yang Singgah Bukan Sungguh

Kamu Yang Singgah Bukan Sungguh

  • WpView
    Reads 207
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 3, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Di rooftop kini seorang perempuan tengah duduk sembari menuliskan isi hati nya di buku diary milik nya "Kalau hujan punya alasan kenapa ia jatuh, tapi kok aku ga punya alasan kenapa hati aku jatuh ke kamu" "Kayaknya kita cuman sebatas teman ya" "Boleh ga sih aku egois meminta mu lebih dari seorang teman" "Kisah percintaan ku tidak seindah kisah percintaan lengkara" "Yah tinta pulpen nya abis lagi padahal otak gue lagi encer buat nulis kata-kata" Laki-laki di samping nya tiba tiba berkata "sand gue punya kata kata bagus lo mau denger ga?" "Apa?" "Aku ingin kau tau, bahwa diam diam aku selalu menitipkan harapan untuk bisa bersamamu dalam ribuan rintikan hujan"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • About Raya
  • Dinda Anastasya [✔️]
  • Just You [END]
  • Why Can't I Hold You?
  • Mencintaimu Dalam Diam
  • I Kiss A Girl, I Like It
  • Tentang Kita • winrina
  • Three Targeted Girls!!

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines