Alone
  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 3, 2024
Thorn merupakan anak sekolah kelas 1 SMA, Thorn merupakan anak yang periang lugu dan polos Thorn memiliki 6 sahabat yaitu Halilintar, Taufan, Gempa, Blaze, Ice, dan Solar mereka merupakan sahabat Thorn sejak kecil dan tinggal bersama di pulau Rintis. Mereka tumbuh bersama dan bersekolah yang sama yaitu Zenith High School. Suatu hari di saat mereka liburan tengah semester mereka memutuskan untuk kemah di hutan yang lumayan jauh namun mereka tidak tau bahwa liburan yang mereka rencanakan malah mendatangkan neraka bagi mereka.
All Rights Reserved
#367
horor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE]
  • Hidupku hancur dan berantakan
  • The Hunt
  • Boboiboy One Shots [Warning: Cringe]
  • Indekos Elemen [ BoBoiBoy Taufan ]
  • LIVE  or  EVIL (Boboiboy Fanfiction)
  • Brothers Hugs [Boboiboy] ✔
  • KOS-KOSAN [OG]
  • 1. Two Sided Life

Nyatanya, mereka bertiga tidak sebahagia yang orang lain pikirkan. Di balik tawa dan senyuman yang mereka tunjukkan, terselubung luka yang tak seorang pun mampu melihat. Taufan yang ingin diakui keberadaannya. Ice yang mendambakan kebebasan. Dan Thorn yang haus akan apresiasi dari sang Bunda. Taufan terus mencoba membuktikan dirinya sendiri, berusaha untuk diakui, meski dirinya seringkali tak dihargai. Ice, meskipun selalu tampak tenang, namun ia terjebak dalam batasan tubuhnya yang rapuh, bermimpi bisa merasakan bebasnya dunia tanpa halangan apapun. Thorn, dengan segala usahanya, merasa tak pernah cukup baik untuk mendapatkan kasih sayang yang tulus dari sang Bunda. Di dunia yang mengagumi harmoni, tak ada yang tahu bahwa kehancuran perlahan mulai menghantui. Tapi, sampai kapan mereka bisa bertahan dalam diam? Sementara hati mereka perlahan terkikis oleh kesedihan yang mendalam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines