Bahagia Bersamamu

Bahagia Bersamamu

  • WpView
    Reads 444
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 6, 2025
Perempuan itu masih menatapku, seakan ada urusan nya yang belum selesai " ohh ya, kita belum kenalan. Nama kamu siapa?, " " nama saya Elang " " nama gua Callie " *** Elang terdiam sejenak, ia menggenggam kedua tangan Callie. Hal itu sontak membuat Callie kaget, saat ditatap matanya. Tatapan matanya Callie itu seakan menghipnotis Elang. Pesonanya malam ini begitu berbeda dari biasa-biasa nya. Elang benar-benar hampir hilang slak saat mentap Callie, namun ketiba-tibaan membuatnya dapat mengucapkan kata yang dari tadi sulit terucap, " a-aku suka sama kamu Kel, " *** Tangan Elang menggenggam erat tangan perempuan cantik yang sangat ia sayangi setelah ibunya. " jangan nangis lagi ya, aku kan udah sama kamu lagi. Senyum dong, " pinta Elang. Seulas senyum diwajahnya gadis itu akhirnya muncul membuat Elang membalas dengan senyuman. " aku menyayangi mu selalu, Callie " kata Elang yang terus mengusap-usap punggung tangan Callie.
All Rights Reserved
#219
ellajkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • Caramel Latte (FreFlo) ✓
  • FALLING IN LOVE
  • Because ILY [Completed]
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Gabriela Abigail [End]
  • Boyfriend
  • Felicity [On Going]
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines