Bos, Rumahnya Laku?!

Bos, Rumahnya Laku?!

  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, abr 13, 2026
"Saya lupa ngasih sesuatu ke kamu sebelum kerja. Ini salah satu benefit kantor ya." Ringgo tidak pernah menyangka kalimat sederhana itu akan mengubah hidupnya. Ketika ia membuka mata, tiba-tiba ia melihat sesuatu yang seharusnya tidak bisa dilihat manusia. "Se... se... setan...!" Sejak hari itu, kehidupan Ringgo berubah seratus delapan puluh derajat. Enam bulan bekerja bersama Miss Risa tetap tidak cukup membuatnya terbiasa dengan kemampuan barunya. Hal-hal yang dulu dianggap mustahil kini muncul hampir setiap hari di hadapannya. Belum sempat benar-benar beradaptasi, Miss Risa justru memberikan Ringgo proyek pertamanya. Proyek rumah hantu pertamanya. Apakah Ringgo mampu menyelesaikannya? Update per 2 minggu, setiap senin
Todos los derechos reservados
#1
properti
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • KELUARGA ATMODJO
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • Boys In The Kost
  • Rumah Untuk Pulang
  • Suami Takut Istri
  • CHAOTIC SITUATION ⚠️
  • Transmigrasi Revan (Remake)
  • Rags & Riches💸 || END
  • MY POSESIF MOMMY?  [NARALIE]

Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido