Sahabat Sejati✨

Sahabat Sejati✨

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 12, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu itu jantung ku, kamu mati aku Juga mati." Ucap Safitri sembari tersenyum. "Kamu Juga nyawa ku." Ucap Jihan sembari tersenyum Juga. Sahabat sejati adalah sahabat yang selalu ada dikala suka maupun duka. Satu dari keindahan persahabatan sejati adalah bisa saling memahami dan dipahami satu sama lain. Persahabatan dewasa adalah hal dimana kita disibukan sesuatu untuk masa depan tapi tidak saling melupakan sampai bertemu dengan keadaan sama-sama sukses. "ya.. Kita jadi bestie selamanya iya.. Sampai kita tua nanti."ucap Safitri sambil mengangkat jari kelingking nya. "Iyaa pasti dong!"ucap Jihan sambil menautkan jari kelingking nya dengan sahabatnya. Penasaran? Baca yukk!! Note:cerita ini dibuat oleh kedua sahabat virtual yang ingin bersama secara real. Cerita ini hanya khayalan/fiksi tetapi tokoh berdasarkan real.
All Rights Reserved
#704
persahabatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOSER'S HAPPINESS (END)
  • dimana janji tersebut
  • The Special Class
  • My Heart
  • DEVIAN [END]
  • Yang Dicari
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • My Friend and My Bestfriend
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)

Dunia ini semakin tua semakin keras. Semakin sulit untuk dijalani. Sama halnya seperti yang dialami oleh seorang remaja laki-laki yang dipaksa dewasa karna keadaan. Hidupnya terlalu berat, bebannya terlalu banyak hingga ia lupa caranya untuk tersenyum. Ia tidak memiliki siapapun didalam hidupnya, bodoh dalam hal pelajaran, buta dalam bersosialisasi, dan penampilannya yang sangat mendukung untuk dirundung membuatnya memiliki julukan "Mati segan hidup tak mau". Hingga suatu hari kehidupannya berubah saat ia bertemu seorang gadis yang senasib dengannya. Kehadirannya membuat senyuman tipis terukir lagi dibibirnya. Namun keadaan itu tidak bertahan lama setelah masalah besar hadir dikehidupan keduanya. Jujur ia sudah lelah dengan kehidupannya. Mungkin ini saatnya untuk seseorang dari dirinya mengambil keputusan terbesar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines