Mendekati Lakon Utama

Mendekati Lakon Utama

  • WpView
    Reads 236
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 29, 2026
Transmigrasi! Saat menghadapi banyak masalah dalam hidup, seseorang bisa sangat mudah terjebak dalam lingkaran stres yang berkepanjangan. Begitu pula dengan seorang wanita yang merasakan beban hidup yang sangat berat. Namun, bukan itu saja yang membuat hidupnya begitu sulit. Dia juga sering kali dijuluki dengan sebutan "wanita stres" oleh banyak orang. Entah siapa yang mengatakannya pertama kali, tapi julukan itu telah melekat pada dirinya. Wanita itu juga tidak begitu menyukai novel, terutama novel yang berisi unsur romance. Dia merasa bahwa tidak ada yang lebih romantis selain dihargai oleh orang lain karena sebuah prestasi. Namun, semuanya berubah ketika dia menemukan sebuah novel di kamar mandinya, padahal ia tidak pernah mengoleksi buku seperti itu. Meskipun awalnya ragu, dia akhirnya membaca novel itu di kamar mandi. Setelah membaca novel tersebut, kesimpulan yang diambil oleh wanita itu adalah bahwa pemerannya semua sudah gila. Dalam suasana hati yang buruk, dia menutup buku itu dengan geram dan melemparnya ke lantai. Tapi naas dia meninggal setelah dia melempar buku itu dia pikir dia akan ke neraka jahanam tapi dia malah masuk ke dalam salah satu tokoh figuran yang ada di novel. "Wanita menjijikkan seperti mu berhak untuk mati!" Di larang keras untuk plagiat
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • Our Destiny
  • 𝘼𝙡𝙬𝙖𝙮𝙨 𝙈𝙞𝙣𝙚 [𝘾𝙤𝙢𝙥𝙡𝙚𝙩𝙚𝙙]
  • Shadows of the Main Story
  • Giona: Second Lead My Husband
  •  Empathy (On-Going)
  • adira

Story of Gandhi & Rania "Ran, will you marry me?" "Kalau kamu merasa terbebani dengan nama besar keluargaku, ayo nikah tanpa orang lain tau" "Kalau kamu ingin mandiri dengan hasil kerja kerasmu sendiri, aku gak akan memberi apapun" "Kalau kamu ingin melanjutkan cita-cita dan pekerjaanmu disini, aku gak masalah kita berjauhan" "Tapi, aku ingin kamu yang jadi istriku. Kamu gak perlu mengejar langkahku sendirian. Aku akan membimbing kamu untuk disamping aku selamanya" "aku cuma ingin kamu ada dihidupku..." Sequel: Berpijak dengan Dua Kaki

More details
WpActionLinkContent Guidelines