Friend's or Dating

Friend's or Dating

  • WpView
    LETTURE 14
  • WpVote
    Voti 4
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, feb 12, 2024
Plak!! Satu tamparan ku layangkan pada wajahnya yang mulus itu. Ini kali pertama bagiku berlaku kasar padanya. "Sahabat gak gini Vin! Gak ada sahabat yang berciuman, berpelukan bahkan sampai meniduri sahabatnya sendiri. Bahkan lo selalu posesif dengan gue Vin. " bentak ku dengan suara keras. Kini aku sudah tak dapat menahan diri lagi dan melepas semua sesak yang selama ini di tahan. "Asal loh sadar aja, pacar loh Klara gak pernah loh perlakukan kek gini. Gue bukan mainan loh Vin. Gue juga pengen bahagia." Kutatap mata itu, mata yang selalu membuatku kalah. "Sekarang lo tanya hati loh sendiri! Apa sebenarnya hubungan di antara kita? Friend's or Dating. Atau loh hanya anggap gue sebagai pelacur lo aja." tegas ku.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • COLOR of My LIFE
  • Rahellitha
  • Teman Rasa ... (?)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • YES, BOSS ! (SELESAI)
  • NOT JUST FRIENDS
  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]
  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • Naughty Nanny
  • Sakura✔️

"Gimana bisa kamu mutusin aku gitu aja??!!! Kita udah pacaran hampir 4 tahun!!! Tapi kamu malah dengan mudahnya bilang putus ke aku?!!!!" Emosi ku meluap-luap melontarkan 1001 bahasa pada lelaki biadab yang tidak memiliki hati itu. Lalu dia menuju kearahku dan menepuk pundakku. Dengan tatapannya yang polos pasti dia akan membatalkan acara putus ini. "Maaf RoMa, tapi aku sudah memikirkannya sejak 5 bulan yang lalu .... tapi aku baru bisa ngomong sekarang, aku tau kamu pasti butuh alasan yang kuat kan...? Sebenarnya ini agak kejam, tapi inilah kejujurannya.... semua berubah saat kau mengenalkanku pada Vei... dia gadis yang manis dan aku..." PLAK!!! satu tamparan keras melayang pada pipi laki-laki itu, dan tamparan itu berasal dariku. "Kamu mutusin aku karena ada orang lain..?? Okee! Mungkin aku bisa nerima hal itu!!! Tapi sama Vei???! Aku gak akan pernah terima!!!" "Kenapa????!" Lelaki itu mengerutkan kedua alisnya. Kutatap dalam-dalam kedua matanya. Dia sungguh-sungguh  penasaran denga

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti