Witty Wifey
  • WpView
    LECTURAS 24
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, feb 6, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
Nirina Hafsya tak menyangka mantan suaminya yang hilang ingatan tiba-tiba datang melamarnya lagi. Dia sudah menolak, namun pria itu seolah menjelma menjadi pribadi yang tak Nirina kenali. Abimana Rasyid, mantan suaminya, tiba-tiba berkata mencintainya dan bertekad untuk mengejarnya. Itu tidak masuk akal. Di masa lalu, pernikahan dingin yang mereka alami tidak mungkin menghasilkan cinta. "Jangan bodohi aku, Mas. Aku sama sekali nggak percaya tentang kalimat bullshit itu." "Aku memang mencintaimu, Nirina. Sangat mencintaimu. Di saat kamu menolak, maka saat itulah aku semakin gencar mengejarmu." Nirina mengernyit. "Maniak." Dia tertawa. "Tidak apa-apa menjadi maniak asalkan itu demi dirimu."
Todos los derechos reservados
#363
istri
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 90 Hari Selingkuh
  • Terjebak DiHati Seorang Polisi
  • My Love is on Paper
  • Afterglow: you're not in love with me √
  • SAY SARANGHAE
  • DEADLINE CINTA
  • Halalin Hazna, Gus! [END]
  • May I Love You?
  • Halal Is My Way[TERBIT]

"Aku lelah menjadi orang lain hanya agar dunia merasa aku cukup beruntung. Aku bahkan lupa, bagian mana dari diriku yang benar-benar milikku." - Karenina Sembilan puluh hari menuju pernikahannya, Karenina menyadari satu hal yang mengerikan: ia tidak sedang bersiap menjadi seorang istri, ia sedang dipoles untuk menjadi aset. Aidan-pria yang oleh dunia dianggap sebagai definisi kesempurnaan dan pewaris otoritas dinasti-telah membangun sebuah sangkar emas yang begitu megah hingga Karenina lupa bagaimana cara mengepakkan sayapnya sendiri. "Kamu itu hanya perlu tetap indah dan tenang. Biarkan aku yang merancang seluruh peta hidup kita." - Aidan Lalu muncul Bintang. Seorang petualang yang mencintai perjalanan melebihi tujuannya. Ia adalah antitesis dari segala kekakuan yang mengepung Karenina. Baginya, Bintang adalah personifikasi dari kebebasan yang hilang. Ia bahkan berani untuk sekadar mengecap rasa sepotong ayam goreng pinggir jalan tanpa rasa bersalah. Bersama Bintang, Karenina merasa menemukan celah pintu yang terbuka. Namun, kebebasan itu tidak pernah datang dengan cuma-cuma. Bintang memang meminjamkan sayap, tapi pria itu tidak datang sendirian. Ia membawa beban di punggungnya. "Aku tidak punya apa-apa, Nin. Selain jalanan panjang dan sebuah kebebasan. Tapi setidaknya, bersamaku, kamu tidak perlu mengenakan topeng siapa pun." - Bintang Perselingkuhan ini bukan tentang ranjang. Ini adalah sebuah pemberontakan hati yang sedang sekarat-perjalanan panjang untuk mengeja ulang makna cinta dan menemukan kedamaian yang jujur. Karena pada akhirnya, tak ada hati yang benar-benar bersalah, sebagaimana tak ada hati yang sepenuhnya suci. Setiap hati punya luka, tapi setiap hati juga punya penawarnya sendiri. Dan Karenina... ia menemukan arti itu dalam langkahnya; bermula dari dinginnya dinding kemewahan Jakarta, hingga ke heningnya lembah Bhutan, kemegahan Himalaya, dan sakralnya cahaya purnama di Taj Mahal.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido