Resentful Time [BoBoiBoy Fanfiction]

Resentful Time [BoBoiBoy Fanfiction]

  • WpView
    Reads 3,242
  • WpVote
    Votes 365
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 21, 2024
Kekaisaran Nepheale, sebuah kerajaan yang memuja delapan Roh elemen agung yang melindungi Kekaisaran semenjak lima ratus tahun yang lalu. Dari generasi ke generasi setiap pangeran dan putri yang terlahir akan mendapat berkah dari para Roh Elemen agung begitupun dengan para pangeran generasi kedua belas, terlahir sebagai tujuh bersaudara membuat mereka mewarisi semua berkah dari para Roh Elemen. Orang-orang mengira Kekaisaran akan damai selamanya dibawah jagaan para Roh dan penerima berkah Roh Elemen, namun siapa sangka kedamaian lima ratus tahun itu dengan mudah musnah begitu saja. Satu per satu terbunuh, bisakah mereka mendapatkan kedamaian mereka kembali selanjutnya?
All Rights Reserved
#289
bofu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE]
  • Our Beloved Child
  • Pulang | Blaze & Ice |  (✓)
  • Brothers?! [Boboiboy Elemental Siblings] (On Going)
  • The Cursed Prince
  •   THE SEVEN BROTHER   [ Boboiboy X reader's ]
  • In One Bond
  • Brother In Arms: Collide

Nyatanya, mereka bertiga tidak sebahagia yang orang lain pikirkan. Di balik tawa dan senyuman yang mereka tunjukkan, terselubung luka yang tak seorang pun mampu melihat. Taufan yang ingin diakui keberadaannya. Ice yang mendambakan kebebasan. Dan Thorn yang haus akan apresiasi dari sang Bunda. Taufan terus mencoba membuktikan dirinya sendiri, berusaha untuk diakui, meski dirinya seringkali tak dihargai. Ice, meskipun selalu tampak tenang, namun ia terjebak dalam batasan tubuhnya yang rapuh, bermimpi bisa merasakan bebasnya dunia tanpa halangan apapun. Thorn, dengan segala usahanya, merasa tak pernah cukup baik untuk mendapatkan kasih sayang yang tulus dari sang Bunda. Di dunia yang mengagumi harmoni, tak ada yang tahu bahwa kehancuran perlahan mulai menghantui. Tapi, sampai kapan mereka bisa bertahan dalam diam? Sementara hati mereka perlahan terkikis oleh kesedihan yang mendalam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines