Story cover for Dandelion by PrincessPisces36
Dandelion
  • WpView
    LECTURES 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
  • WpView
    LECTURES 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
En cours d'écriture, Publié initialement févr. 07, 2024
Contenu pour adultes
Zahra Synclair

Tak secantik Mawar, tak sewangi Melati, tak seindah Lily, dan tak seabadi Edelweis. Tapi apa kau tau? Meski Dandelion tampak seperti bunga yang rapuh, namun ia bisa tumbuh ditengah-tengah tanaman liar, walau harus melewati celah batu sekalipun. Dan saat kelopak bunganya luruh satu-persatu dihempaskan angin, saat itu pula kamu tidak bisa berharap dia akan kembali. Persis seperti cinta pertamaku. Yang kandas hanya dengan hitungan bulan, menyisakan duka, luka dan trauma yang teramat menyiksa. Aku yang seperti ini, masih bisa kah menerima cinta yang baru?


Ammar Bima Bachtiar. 

Sebelum bertemu dengannya, hidupku terasa membosankan. Aku seakan jenuh dengan segala rutinitas ku yang berulang secara konstan setiap harinya. Tapi, hidupku seketika berubah setelah ia masuk dan resmi menjadi mahasiswiku. Tiada hari yang ku lalui tanpa berdebat dengannya. Sampai suatu waktu, disaat kami berdebat, mata kami saling bersitatap. Namun berbeda dari biasanya, kali itu jantungku berdegub kencang. Setelah itu, otakku selalu berpikir dan membayangkan wajahnya setiap saat, setiap waktu. Apakah itu cinta? Bila memang benar, dan jika ia mengetahuinya, apakah cinta ini dapat bersambut?


Hai pembaca kisah Ammar-Ara from story "Me + You = OurLove"!!!!
dikarenakan ada satu dan lain hal, aku sempat tidak bisa melanjutkan cerita ini sampai ending. Novel ini secara garis besar masih sama, hanya saja aku merubahnya sedikit dibeberapa bagian, terutama pada judul dan alur cerita agar lebih mudah dimengerti. Sampai disini saja, and happy reading! 😉
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Dandelion à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
You Are Not My Lover, écrit par imajinerku
14 chapitres Terminé
- TERKADANG, MEMORI IRI DATANG KEMBALI - Untuk kesekian kali, lagi-lagi ayah terus membicarakan Fahmi. Seorang eksekutif muda anak dari salah satu komisaris di PT. Buana Mendata, di mana tempatku dan ayah bekerja. Bila digambarkan, Fahmi memanglah sosok anak muda yang pekerja keras, rupawan dan pintar karena salah satu lulusan universitas di Amerika. Tapi entah mengapa aku belum tertarik kepadanya. Perkenalkan, namaku Clara Wibisana, 27 tahun dan diambang perjodohan oleh ayahku sendiri. Aku sama sekali tidak menyukai cara ayah ini, hingga pada akhirnya di suatu waktu aku memarahi dan memaki ayahku sendiri karena perbuatannya yang membuatku muak. Melepas beban akan perbuatan bodohku itu, aku memutuskan untuk ikut dengan ibu pergi ke desa yang tepatnya ke rumah almarhum eyang. Ibu mempunyai tujuan sendiri, sementara aku, ya tentu saja ingin merelaksasikan diri ini dari kacau balaunya pikiranku. Beberapa hari di sini aku menemukan ketenangan dan juga kenangan, mungkin karena aku sempat tinggal di rumah Eyang ini hingga akhirnya aku pindah. Bahkan suatu memori membekas ketika perjumpaanku dengan salah satu teman masa kecilku, Wendi. Ia mengajakku untuk mengingat segala memori yang tersimpan indah di desa. Hingga akhirnya aku merasakan ada perasaan yang berbeda dariku kepada Wendi. Aku berjanji, sepulangnya aku nanti, aku akan menunjukkan Wendi kehadapan ayah. Bahwa dialah lelaki sempurna untuk hidupku kelak. * Cerita ini sudah diperbarui (31/12/21) Dari tanda baca hingga pengolahan kata. * Cover cerita diperbarui (13/01/22) * Hak Cipta cerita berlaku. * Ikuti terus @imajinerku untuk update cerita terbaru. Ikuti juga instagramnya di (at) imajiner_id
Sailing With You [END], écrit par veyanaardiani
65 chapitres Terminé
Perjalanan kisah cinta Gara seorang naval architect muda dengan Arunika mahasiswi magang yang bekerja membantunya. Siapa sangka pertemuan takdir itu mengungkap kisah masa lalu yang dipenuhi kesalahpahaman. Akankah bahtera Gara dan Arunika bisa terus berlayar di antara badai yang menerjang ? ..... Ceklek Sontak Gara menoleh. Dengan panik dia berlari namun naas kakinya tergelincir cairan licin di lantai. Tubuh Gara oleng tak seimbang namun dia berhasil menstabilkannya dengan gerakan reflek yang ia lakukan. Arun berkedip-kedip melihat pemandangan di depannya. Dia memang tak asing melihat cowok bertelanjang dada. Ardi sepupunya selalu begitu saat di rumah ketika gerah. Begitupun teman-temannya saat di kelas sehabis pelajaran olah raga. Tapi yang ia lihat kini Gara. Suaminya. Yang masih untouchable. "Mas Gara ngapain nari sambil handukan gitu ?"ceplos Arun menyembunyikan debaran di balik ekspresi heran. "Hah ?! Aku nggak lagi nari, Arun. Ini hampir jatoh" What the hell !!! nari ? Arun ngira gue nari ?! Masa gue tadi gemulai ? Padahal kehormatannya sebagai suami hampir di ujung tanduk begitu. Untung saja dirinya tidak jatuh tengkurap di hadapan Arun. Syukurlah hari ini masih bisa jaim (jaga image) "Oh.." Arun tak ambil pusing dan berjalan mengambil alat pelnya. ..... "Nama urus belakanganlah. Cari ukurannya dulu. Dihitung dirancang dulu. Baru dikasih nama." "No !!! Nggak bisa gituu. Bagi gue kapal itu udah kaya anak. Jadi ya kasih nama dulu baru dirawat dan dibesarkan sepenuh hati" terang Shofi. "Ya kan sebelum anak lahir lo harus bikin dulu. Ngidam dulu. Lahiran dulu. Baru dikasih nama" "Hmmmm....begitu ya" Shofi manggut-manggut membenarkan perkataan Arun. "Eiiiits....bentar-bentar. Bikin dulu ?! Ngidam dulu ?!" Ulang Shofi. "Tumben lo ikutan gak jelas nanggepin metafora gue" heran Shofi. Arun tersadar. Mengalihkan pandangannya dari buku dan menatap lurus Shofi di depannya. "Iya juga." jawabnya singkat dan meneruskan kembali bacaannya dengan cuek.
TENTANG SEPASANG, écrit par kakelss
35 chapitres Terminé
(SELESAI) "Lo itu rumah gue, mau gimanapun keadaannya, gue akan kembali ke lo dan seperti janji yang kita buat, jangan sampai ada kata putus diantara kita." Tadinya gue berpikir begitu, tentang hubungan gue dan Mirah, tapi sepertinya nggak akan semudah itu untuk kembali padanya dan menjadikannya sebuah rumah bagi gue. - Juna "Pulanglah ke gue setiap kali lo merasa dunia luar terlalu kejam ke lo. Gue berharap tujuh tahun yang kita lewati bisa jadi pondasi untuk hubungan kita selanjutnya." Nyatanya lo yang kejam ke gue dan gue nggak tau sanggup jadi rumah lo lagi atau nggak. - Mirah "Bagi gue mencintai lo dari jauh sudah lebih dari cukup, bagaimanapun itu juga cinta tetap cinta, kan?" awalnya gue pikir begitu, gue ikhlas dan rela menatap lo dari jauh, nyatanya setelah bertemu dengan lo dari dekat dan mengenal lo lebih jauh, sekedar melihat dari jauh nggak cukup untuk gue. - Diran "Gue nggak pernah percaya soal cinta pada pandangan pertama, karena gue pernah bertahan bertahun-tahun dengan seseorang, nyatanya dia pergi juga dari gue bahkan setelah gue memberikan segalanya untuknya. Nggak ada jaminan apapun dalam membangun sebuah hubungan." tapi setelah bertemu dengan dia, gue malah jatuh cinta pada pandangan pertama. - Iris "Lo itu menyebalkan, baru kali ini gue ketemu manusia yang gengsinya kebangetan kayak lo, keras kepala dan pengin menang sendiri, namun anehnya gue nggak membenci lo, gue malah jatuh cinta dan ingin menjaga lo seterusnya." harusnya gue bilang begitu langsung ke lo, nyatanya kalimat barusan hanya bisa gue ucapkan di dalam hati. - Nares "Tugas seorang adik adalah mendukung setiap keputusan yang dibuat oleh kakaknya, maka gue pun akan mendukung apapun yang lo inginkan, termasuk jika lo ingin bersamanya, karena gue adik lo." seandainya perasaan gue seikhlas dan selegowo itu untuk menerima keadaan serta kenyataan yang dibuat Tuhan untuk kita, gue nggak akan menangis di tengah hujan salju seperti ini. - Aruna
My Name Is Erwinda, écrit par Ka_Erwin
11 chapitres Terminé
"Ayah!" ujar gadis kecil dipelukan Danu. "Aku sayang, Ayah!" ucapnya lagi, dan kali ini Danu benar-benar terharu. Baru kali ini ia dipanggil dengan sebutan Ayah di umurnya yang hampir kepala tiga. Danu mempercepat langkahnya menuju puskesmas terdekat, mengingat gadis itu sudah banyak kehabisan darah, lemas. Saat tiba di depan gedung putih dengan papan nama 'Puskesmas' yang terpasang di bangunan itu, gadis kecil tersebut tidak sadarkan diri lagi hingga ditangani oleh Dokter yang datang dari kota. "Apa anda ayahnya?" tanya sang Dokter usai memeriksa keadaan gadis malang itu. "Hm, a--aku... Aku bukan ayahnya ataupun keluarganya." jawab Danu. "Keponakan saya menemukannya di hutan saat kami mencari kayu bakar!" sambungnya takut dikira penculik apalagi pembunuh oleh orang lain, sungguh ia tak sekejam itu. "Oh, baiklah ikut ke ruangan saya!" Dokter menjelaskan bahwa gadis yang ia temukan itu sekarang sudah membaik, ia sangat bersyukur Danu membawanya tepat waktu kalau tidak mungkin nyawanya sudah melayang. ____ "Aku Arin, namamu siapa?" tanya keponakan Danu pada gadis yang baru pertama kali ia bawa berkeliling semenjak gadis itu dirawat. Gadis itu hanya terdiam, karena sudah lama menunggu uluran tangannya diterima Arin segera menurunkannya. Gadis itu nampak bingung, yang ia ingat hanyalah ayah. Padahal yang ia panggil ayah bukanlah ayahnya, sungguh prihatin. "Erwinda, namamu Erwinda." ucap Danu membuat semua tercengang, termasuk Dani adiknya. "Istrimu, itukan nama istrimu," ujar Arum adik iparnya itu. "Ya, kurasa nama itu cocok untuknya!" senyum kini terlukis di wajah Danu, sebelumnya hanya ekspresi datar yang ia tunjukkan setelah kepergian Erwinda istrinya. Gadis Itupun ikut tersenyum, sepertinya ia menyukai nama yang diberikan kepadanya.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 8
Rendra & Lila [END] cover
MOANA AUDIA [ TERBIT ] cover
You Are Not My Lover cover
Sailing With You [END] cover
TENTANG SEPASANG cover
My Name Is Erwinda cover
Butterfly Effect cover
Menjadi Imam Untukmu✔(Selow Update) cover

Rendra & Lila [END]

47 chapitres Terminé

Ganti judul dari Cinta Tanpa Jarak -Rendra Atha Pratama Dijodohkan? Itu bukan keinginanku. Apalagi, mengingat akan masa laluku yang kelam. -Lila Avanda Kristanto Dijodohkan? Itu bukan keinginanku. Apalagi, mengingat akan usiaku yang masih sangat belia. Apa jadinya jika kedua pasangan sama konvensi ini saling terikat oleh tali perjodohan karena orang tua mereka. Dan, apa jadinya jika kedua pasangan ini saling terpaut hati saat pertama kali mereka bertatap muka. Memiliki banyak kesamaan akan kegemaran dan kecenderungan justru mempermudah mereka untuk mengundang ketertarikan. Awal kisah pernikahan mereka baik-baik saja. Sampai akhirnya, karena alasan tertentu Lila berucap untuk pergi meninggalkan Rendra. "Jadi semuanya kamu anggap apa selama ini?" sedikit berteriak. "Nggak. Kamu nggak boleh pergi!" Tersentak. "Kenapa? Mas, tolong ngertiin aku, Mas!" Lila tak dapat membendung air matanya. "Dari dulu aku ngertiin kamu, La tapi kamu nggak pernah ngertiin aku," terang Rendra. Dari sinilah takdir berperan. Berhasilkah Lila pergi mewujudkan keinginannya itu? Atau berhasilkah Rendra mencegahnya? Langsung tekan tombol Baca diatas... #Ini karangan cerita hasil pemikiran author sendiri, ya! Jika ada persamaan tokoh dan kejadian, itu hanyalah suatu ketidaksengajaan.