Dandelion
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 17, 2024
Zahra Synclair Tak secantik Mawar, tak sewangi Melati, tak seindah Lily, dan tak seabadi Edelweis. Tapi apa kau tau? Meski Dandelion tampak seperti bunga yang rapuh, namun ia bisa tumbuh ditengah-tengah tanaman liar, walau harus melewati celah batu sekalipun. Dan saat kelopak bunganya luruh satu-persatu dihempaskan angin, saat itu pula kamu tidak bisa berharap dia akan kembali. Persis seperti cinta pertamaku. Yang kandas hanya dengan hitungan bulan, menyisakan duka, luka dan trauma yang teramat menyiksa. Aku yang seperti ini, masih bisa kah menerima cinta yang baru? Ammar Bima Bachtiar. Sebelum bertemu dengannya, hidupku terasa membosankan. Aku seakan jenuh dengan segala rutinitas ku yang berulang secara konstan setiap harinya. Tapi, hidupku seketika berubah setelah ia masuk dan resmi menjadi mahasiswiku. Tiada hari yang ku lalui tanpa berdebat dengannya. Sampai suatu waktu, disaat kami berdebat, mata kami saling bersitatap. Namun berbeda dari biasanya, kali itu jantungku berdegub kencang. Setelah itu, otakku selalu berpikir dan membayangkan wajahnya setiap saat, setiap waktu. Apakah itu cinta? Bila memang benar, dan jika ia mengetahuinya, apakah cinta ini dapat bersambut? Hai pembaca kisah Ammar-Ara from story "Me + You = OurLove"!!!! dikarenakan ada satu dan lain hal, aku sempat tidak bisa melanjutkan cerita ini sampai ending. Novel ini secara garis besar masih sama, hanya saja aku merubahnya sedikit dibeberapa bagian, terutama pada judul dan alur cerita agar lebih mudah dimengerti. Sampai disini saja, and happy reading! 😉
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Butterfly Effect
  • Rendra & Lila [END]
  • My Name Is Erwinda
  • You Are Not My Lover
  • Dear Husband [TAMAT]
  • TENTANG SEPASANG
  • Sailing With You [END]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • MOANA AUDIA [ TERBIT ]

Di usia yang telah memasuki 25 tahun, aku merasa seperti seorang penonton di pinggir lapangan, tersingkir dari hiruk-pikuk serunya kisah cinta masa remaja yang dulu begitu membara. Mati rasa kini perlahan menggerogoti diriku, mengambil alih hari-hari yang dulu dipenuhi oleh harapan dan semangat. Tak ada lagi senyuman yang muncul di pagi hari karena antusiasme akan bertemu kekasih di sekolah. Tidak ada lagi getaran hati ketika mendengar deru sepeda motor yang selalu menemaniku menuju sekolah. Tidak, tidak ada lagi. Yang tersisa hanyalah rutinitas hari-hari yang melelahkan, penuh kesal dengan pekerjaan yang semakin menumpuk, seakan-akan menyerap semua energiku. Hari-hari yang terasa monoton diisi oleh rentetan pekerjaan yang tidak ada jedanya. Aku, Ayleena Pratiwi, merindukan kupu-kupu kecil yang pernah berterbangan dalam perutuku--sensasi aneh namun menyenangkan yang dulu selalu menemaniku. Perasaan mulas disertai jantung yang berdegup kencang, yang dulu begitu intens kini hanya menjadi kenangan samar. Rasanya seperti berusaha mengingat melodi sebuah lagu yang pernah ku dengar, namun seiring waktu, liriknya hilang dari ingatan. Ah, kapan terakhir kali aku merasakannya? aku bahkan sudah lupa. UPDATE TIAP JAM 7 MALAM

More details
WpActionLinkContent Guidelines