CINTA TEPI PANTAI.

CINTA TEPI PANTAI.

  • WpView
    Reads 1,632
  • WpVote
    Votes 1,208
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Feb 8, 2024
"Cinta di Tepi Pantai" adalah sebuah cerita yang mengisahkan tentang pertemuan tak terduga antara Azizah dan Rangga di sebuah pantai yang indah. Azizah, seorang gadis yang mencintai keindahan alam, dan Rangga, seorang seniman yang jiwanya terpaut pada seni lukis, saling terpesona satu sama lain. Pada pagi yang cerah, Azizah berjalan di tepi pantai yang masih sepi. Hatinya penuh dengan kegembiraan dan keingintahuan tentang apa yang akan terjadi hari itu. Di tempat yang tak jauh dari sana, Rangga duduk di atas batu besar, melukis pemandangan yang menakjubkan. Keduanya tak sengaja bertemu ketika pandangan Azizah tertuju pada lukisan Rangga yang begitu indah. Dalam sekejap, dunia di sekitar mereka menjadi samar. Mereka saling berbagi senyuman dan mulai berbicara, mengungkapkan cerita hidup masing-masing. Azizah bercerita tentang kecintaannya pada pantai dan betapa ia merasa hidup di sini. Rangga menceritakan tentang kegembiraannya dalam melukis dan bagaimana seni menjadi jiwanya. Waktu berlalu dengan cepat saat mereka menghabiskan berjam-jam bersamas. Azizah dan Rangga merasa seperti mereka telah menemukan seseorang yang benar memahami mereka, seseorang yang membuat mereka merasa lengkap. Di tepi pantai yang indah, mereka memandang ombak yang perlahan memudar saat matahari terbenam di cakrawala. Keheningan yang nyaman mengisi udara, seolah-olah bahasa cinta telah tercipta tanpa kata-kata. Azizah dan Rangga menyadari bahwa mereka telah menemukan cinta yang tak terduga di tepi pantai ini. Pertemuan mereka membawa mereka pada perjalanan baru yang penuh dengan keajaiban dan keindahan. Meskipun mereka tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, satu hal yang pasti, cinta mereka akan terus berkembang di tepi pantai yang menyimpan segala rahasia cinta.
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juragan Tampan &  Gadis Kampung
  • Senja di Bandung
  • Peta Langit
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Setelah Langit Berbisik
  • Pendekar Dari Pajajaran

di bawah sinar rembulan seorang gadis cantik bersimpuh di tepi pantai ,membiarkan angin pantai menerpa wajahnya. "apa yang harus kulakukan,aku nggak mungkin pulang kerumah ayah sama ibu pasti bakalan curiga" lirih gadis cantik itu matanya sembab karena terlalu lama menangis. "kenapa harus aku, kenapa!"lirihnya lagi air matanya terus mengalir . "aku sangat mencintaimu Gilang ,tapi kenapa kamu ngehianatin aku!" teriaknya lantang ,gadis itu meluapkan segala kekesalannya.penyesalan dan kehancuran tercampur menjadi satu dan memporak porandakan hidupnya. Elvina saqinah seorang gadis cantik berumur 20 tahun,yang hanya lulusan SMP itu meratapi nasibnya di tepi pantai di temani deru ombak. dia merasa hancur setelah mendapatkan bukti perselingkuhan kekasihnya,dengan Mata kepalanya sendiri dia melihat Gilang kekasihnya itu tengah bermesraan dengan seorang perempuan yang dia sendiri tidak mengenalnya.siapa sangka orang yang sangat dipercayainya itu tega menghianatinya. "apa kurangnya aku Gilang,apa karena aku tidak memberikan tubuhku!" Vina terus berdialog dia masih terisak walau tak ada lagi air mata yang keluar. setelah puas menangis Elvina berdiri dan merapikan pakaiannya yang terlihat acak-acakan.kembali dia meratapi kebodohannya. " astaga kenapa aku sefrustasi ini ,bodoh2,tak ada gunanya menangisi lelaki brengsek itu,aku harus membuktikan bahwa bukan hanya dia lelaki di dunia ini" tegasnya ,Vina memantapkan diri untuk memulai cerita kehidupannya tanpa nama lelaki sialan itu. tak terasa sudah 2 jam dia berada ditepi pantai Vina pun memutuskan untuk pulang kerumah karena selain sudah larut malam,udara dingin pun sudah mulai membuatnya menggigil. *** "habis darimana saja, jam segini baru pulang" tanya Bu Wati yang dari tadi cemas menunggu putrinya ,karena selama ini Vina tak pernah pulang larut malam.jam sudah menunjukan jam 12 malam. "maaf Bu tadi Vina di ajak karokean sama teman Bu,maaf yah!" jawab Vina merasa bersalah karena telah membuat ibunya cemas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines