Sisa Ruang_

Sisa Ruang_

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 11, 2024
Karya ini adalah sebuah cerpen yang mengangkat tentang kekeluargaan. Ditulis berdasarkan ide murni pengarang. Sisa Ruang_ Mungkin, aku tak lagi menjumpai ruangan yang aku inginkan serta ku bayangkan untukku singgahi sebagai tempat pulang paling nyaman. Sebab yang ada hanya sisa ruang dimana aku perlu beradaptasi kembali dengan suasannya. "Lintang mau punya Adek loh." Ibu memberikan kejutan dihari ulang tahun Lintang yang ke 12 tahun. Namun, tampaknya Lintang tak menyukainya sebab dia merasa kedudukannya sebagai anak bungsu akan tergantikan begitupun dengan kasih sayang Ibu kepadanya. "Lintang kenapa cemberut gitu? Harusnya Lintang seneng karena mau punya Adek. Nanti kan Lintang engga bakal kesepian lagi," tutur Ibu. Lintang kecil memeluk Ibunya, lalu membalas."Lintang engga bahagia punya Adik, Lintang takut Ibu engga bakal ngemanjain Lintang lagi." Ibu mengelus-elus pucuk kepala Lintang."Siapa yang bilang begitu? Lintang tetap anak kesayangan Ibu cah ayu. Kedudukan Lintang dihati Ibu tetap sama kaya anak-anak yang lain." "Ibu janji?" "Iya Nduk, Ibu janji."
All Rights Reserved
#272
lukabatin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAYANG
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • ALRIN
  • WHEN DESTINED (END)
SAYANG

"AAAAAAA," teriak ibu-ibu. "Apa itu hyung?" tanya Liya. Hyung bergegas menghampiri jeritan tadi, dan ternyata ada mayat yang sudah terlntar diatas aspal. "Permisi," ucap Liya. "Tolong panggil ambulan," teriak hyung. Liya menghubungi perawat Kio dan langsung bergegas kelokasi korban. dirumah sakit "Itu mamah aku hyung," ucap Liya. Hyung terdiam karena tau itu mamahnya, Liya lemas dan duduk, Liya mengeluarkan air mata perlahan-lahan, hyung pun memeluk Liya yang sedang sedih peninggalan Rinda. "Dokter Xim ini ada kertas dari kantong korban," ucap perawat Kio. Perawat Kio memeluk Liya karena Liya masih menangis sesak, hyung melihat isi tulisan dikantong korban, dan ternyata tulisn itu untuk Liya. "Liya, baca ini" ucap hyung. tulisan "Sayang Liya, maafin mamah, mamah ingin memberi kamu surat ini mama baru sadar, mamah sudah berlebihan, mamah punya pacar saat mamah belum menikah, dan saat orang tua mamah menjodohkan mamah dengan tetangga, nah jadilah papah kamu, mamah sama papah suka berantem karena mamah selalu ketahuan kalau mamah punya pacar, papah kamu bilang mamah selingkuh dan memukuli mamah, mamah tau mamah salah dan sekarang papah kamu bukan meninggal tetpi papah kamu pergi menghilang gak tau kemana, pacar mamah sangat tidak suka sama Liya jadi berhati-hatilah dengan Andi, dia namanya andi, tolong dokter Xim saya minta tolong jaga Liya jangan sampai Liya disentuh oleh Andi. Dari mamah/Rinda." Liya saat membaca tulisan itu Liya malah nangis kejar dan memukuli dadanya, tetapi hyung menahan tangan Liya untuk berhenti memukuli dadanya. "Lepasin hyung," ucap Liya. "Kamu boleh nangis tapi jangan menyiksa diri kamu, ini bukan salah kamu dan kamu jangan memukuli dada kamu yang gak bersalah," ucap hyung. Hyung memeluk Liya dan menenangkan Liya, dari kejauhan perawat Ani melihat Liya dan hyung berpelukan, Ani sangat tidak suka hyung dekat dengan cewek lain kecuali dia. "Gua akan membuat lu nyesal Liya," ucap perawt Ani.

More details
WpActionLinkContent Guidelines