Malattia

Malattia

  • WpView
    Reads 578
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 24, 2025
Malattia bukan hanya sekadar cerita, tapi penyakit yang masih bernafas di antara kalimatnya. Malattia-merusak tubuh dengan cara yang paling sunyi, lalu menggerogoti jiwa pelan-pelan. Cinta jadi obsesi, rindu jadi bangkai, luka menolak terkubur meski sudah ditimbun ribuan kali. "Gue udah sembuh-tapi bukankah neraka itu kelewat luas? dan sakit yang pernah gue tabur cuma sekali tetap balik, berulang kali. Sehat pun cuma ilusi-lukanya masih basah, masih minta dipeluk." "Wkwk, saking luasnya neraka, yang lo tabur cuma sekali, tapi harga yang harus lu bayar gak ada nominalnya!" ⚠️ Contains: Angst, Unhealthy obsession, Toxic relationship, Emotional distress, Substance abuse, Self-destruction.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • kehidupan christy (END)
  • Manja
  • COOL(SALDIK)
  • Sunoo and 6 brothers
  • SANGGAR GSKY🐎
  • Never Been 2 Heaven | GEONXIN ft. LEOWON
  • Gavindra (Tamat) ✔️
  • CHICAGO (ON HOLD: SEDANG DIREVISI)
  • SENYUMAN PALSU ✅
  • Unwanted Departure || Season 2 END

Anak adalah anugerah dari Tuhan untuk di jaga dan di sayang oleh orang tua nya jika anak di lahir kan hanya untuk menjadi lampiasan amarah kekesalan kenapa di ciptakan? Anak hanya butuh kasih sayang pelukan hangat dan elusan lembut dari orang tua nya kenapa engga bisa di dapat hanya karna lahir tidak normal? Sejahat itu kah dunia dengan anak yang lahir tidak normal?

More details
WpActionLinkContent Guidelines