Aktualizovali jsme naše Pokyny k obsahu.
Projděte si nejnovější pokyny, abyste mohli bezpečně sdílet příběhy.
Who Is The Villain? [on going]

Who Is The Villain? [on going]

  • WpView
    přečtení 33
  • WpVote
    Hlasy 6
  • WpPart
    Části 4
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno stř, bře 12, 2025
WpInfo
Fikce
Společenská témata
Setiap manusia terlahir dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Meskipun dunia sering kali lebih cepat menilai seseorang dari kekurangannya, Tuhan selalu menyelipkan satu kelebihan untuk melengkapinya-agar manusia belajar bersyukur. Begitu pula dengan Naruna Danawijaya, atau yang biasa dipanggil Runa. Sebagai seorang tunarungu, banyak yang melihatnya sebagai sosok yang "cacat"-sebuah kekurangan yang mencolok di mata mereka. Tapi Runa tidak pernah marah atau menyesali takdirnya. Dia percaya bahwa di balik setiap kekurangan, Tuhan telah menyematkan kelebihan lain. Dan kelebihan itu... adalah sesuatu yang tidak pernah dimiliki manusia lain, baik di masa kini maupun di masa lalu. Melihat masa depan sepuluh menit sebelum itu terjadi. Awalnya, dia tidak mengerti apa maksud dari kemampuan ini. Namun takdir membawanya kembali ke satu titik yang mengubah segalanya-sebuah kasus yang terjadi sepuluh tahun lalu, ketika dia masih SMP. Kasus yang memiliki usut pada kematian ibunya. Kasus yang membuat kakaknya dijebloskan ke dalam penjara. Dan kasus yang menjadikannya buronan polisi _ start on : 8 Februari 2024
Všechna práva vyhrazena
#339
misi
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • NAHWU Vs SHOROF
  • ALGENTA
  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • 𝐄𝐒𝐊𝐀𝐏𝐈𝐒𝐌𝐄
  • PSYCHOPATH
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Asphodel ✓

"Merindukanku, sayang?" Suara itu. Senyuman iblis itu. Wajah yang tersenyum seolah tak berdosa yang pria itu tunjukkan membuat hati Renggana mendadak berubah menjadi remah roti yang siap hancur kapan saja. "Ba-bagaimana kau bisa ada disini?" "Itukah kalimat pertamamu untuk suamimu ini sayang? Setelah kau pergi begitu saja 3 tahun yang lalu?" "Kau bukan suamiku!" teriak Renggana emosi. Baginya, pria berwajah bak dewa itu bukanlah suaminya. Dia hanya iblis yang terkurung dalam tubuh manusia. Terdengar suara geraman dari mulut laki-laki tersebut. Rahangnya nampak jelas mengeras hingga otot wajahnya menegang. Gemertak gigi yang saling bergesekan seolah membuat seluruh syaraf tubuh Renggana mendadak mati. Perempuan itu benar-benar ketakutan. "Cukup Nana. Jika kau lanjutkan cara bicaramu yang seperti ini. Akan kupastikan hari ini semua temanmu akan menjadi tunawicara." Pias sudah wajah perempuan yang baru saja menginjak usia 24 tahun tersebut. Wajahnya pucat pasi karena tahu itu semua bukanlah sekadar ancaman saja. Apa yang dikatakan oleh Edzsel pasti akan menjadi kenyataan. "Kemarilah ... dan semua temanmu akan kubiarkan hidup dengan tenang." Tangan lelaki itu terulur kedepan. Menawarkan perlindungan pada istrinya yang masih terlihat ketakutan bahkan walau hanya berdekatan saja dengannya. Renggana masih diam terpaku dan memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa selamat dari genggaman pria gila ini. Tapi mengingat nyawa kawan-kawannya menjadi taruhan, tak pelak membuat Renggana memilih untuk menyerah saat ini. Dia berjalan gontai mendekat kepada suaminya, yang kini sedang tersenyum penuh kemenangan sembari menatapnya. Terinspirasi dari lagu "Lily" Alan Walker. Nb: Sudah prnah kujelaskan di story sebelah ya (Kita: Judges), kalau aku itu gk terlalu like sm tipe manipulatif yg tdk terkalahkan. Jd di sini, protagonisnya emang bkn tipe yg diem2 bae di posesifin, oke? Aku gk suka kalau perempuannya lemah.😂 Ya ... dicoba baca dulu lah biar tahu:v Cover by Can

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu