CENGKRAMAN DIRGA'S

CENGKRAMAN DIRGA'S

  • WpView
    Reads 36,890
  • WpVote
    Votes 381
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 8, 2026
"Mana anak gue! mana! Bentak Dirga tepat didepan wajah cantik nadin yang tangannya kini ia cengkram. "Lepasin tangan gue! pekik nadin. "Enggak,sampai loe jawab dimana anak gue.Ucap Dirga "Mana?lagi lagi dirga kembali membentak dengan kasar. Tawa hambar terdengar dari mulut nadin yang masih setia berdiri dihadapan Dirga,sebab tangannya masih di cengkram kuat oleh Dirga. "Anak?Sekarang loe tanya keberadaan anak loe! "Anak loe udah mati!Mati!!!! teriak nadin. "Plakkkk!!! Dirga menampar nadin "Jawab gue dengan jelas! Teriak Dirga. "Anak loe udah mati,gue keguguran!!!! puas loe! pekik nadin sembari menghempas kasar tangan Dirga,lalu ia berlari meninggalkan Dirga yang berdiri kaku ditempatnya. Seketika tubuh Dirga luruh ke tanah,seakan kaki nya lemas bak tak ada penopang. Namun,ia kembali mengejar Nadin,hingga.... ****** #MOHON BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN. #MENGANDUNG UMPATAN KASAR,MAKIAN,DAN SEDIKIT UNSUR DEWASA. #JANGAN LUPA VOTENYA YA.... *****HAPPY READING******
All Rights Reserved
#162
cemburuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KOTA BANDUNG & GITA
  • Wrong Part In My Story
  •  ALZERA (On Going)
  • FIGURAN GIRL ( LENGKAP )
  • ELARD DAN ZIA (END✅)
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • transmigrasi figuran End (Revisi)
  • Gasa(Rabbani)
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)

-Seperti halnya matahari dan bulan, semakin lama akan semakin terbenam dengan cahaya yang penuh kelam- -Gita. "Gue sayang lo den" nada bicara Gita terdengar sangat bergetar, menahan tangis yang semakin membuat dadanya sesak tak karuan "Gue, gue juga sayang lo" ucap Raden "Tapi lo ngga cinta gue den..." Gita tersenyum miris "Gue cinta Anaya, tapi gue sayang lo." ---------- "Lo mau hidup mau mati juga tetep di cap layaknya seorang sampah git" ucap Kalisa "Gue tau kok ca" ---------- "GUE CAPE GUE CAPE!! KENAPA DUNIA GA BERPIHAK SAMA GUE, APA GUE HARUS JADI JALANG DULU KAYAK KAKAK BIAR BISA DISAYANG SAMA KELUARGA!" Teriak Gita, ia memukul mukul dadanya dengan sangat kencang "Peluk gue" "C-cakra?" "Sini peluk gue, luapin apa yang lo pendem selama ini ta" Gita berlari kepelukan Cakra, mereka berdua itu sama sama sakit, tapi dengan cara yang berbeda. -------- "CAKRA AWASS!!!" BRUK!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines