Story cover for Aida by katsani
Aida
  • WpView
    GELESEN 132
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 5
  • WpView
    GELESEN 132
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 5
Laufend, Zuerst veröffentlicht Feb. 09, 2024
Erwachseneninhalt
Aida adalah waktu-waktu diantara. Waktu dimana semuanya dimulai dan berakhir.
Aida adalah kenangan atas waktu yang dirangkai perlahan.
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Aida zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai] cover
My  Secret Life cover
The Incident Season 2 [Slow Update] [DALAM TAHAP REVISI] cover
Eustoma  cover
Pamit Untuk Kembali ( END ) cover
A thing about her that I'll never know cover
GENTAWA✓ cover
THE DEAD MOON  cover
ME VS PARA MANTAN  cover
Unfinished Business cover

Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai]

37 Kapitel Abgeschlossene Geschichte

Cerita sudah selesai, masih lengkap. ❝Seperti harapan yang tak pernah usai, rindu selalu punya cara untuk membuat air mata terjatuh.❞ Bagi Rere, rumah bukan lagi tempat untuk pulang. Sejak kepergian Papahnya yang lebih memilih wanita lain ketimbang keluarganya, dan juga Tama, sahabat yang pernah menjadi dunianya-hidup terasa hampa dan sunyi. Hingga suatu hari, di tepi pantai yang selalu menenangkan hatinya, dia bertemu dengan Arkanta Sanjaya-pria asing yang perlahan membawa warna ke dalam dunianya yang gelap. Arkan hadir seperti angin laut, membawa ketenangan sekaligus kebingungan. Ada sesuatu yang terasa akrab dalam diri Rere, seolah ia pernah mengenalnya jauh sebelum pertemuan itu, dan semakin dalam Arkan mengenal Rere, semakin kuat perasaan asing yang menggelitik pikirannya. Lalu, ingatan itu datang. Sebuah mimpi yang pernah menghantuinya bertahun-tahun lalu-tentang seorang gadis tunanetra yang duduk di halte bus, menangis dalam keheningan. Apakah semesta telah menuliskan kisah mereka jauh sebelum mereka bertemu? Ataukah ini hanya permainan takdir yang tak bisa mereka hindari? Saat rumah tak lagi menjadi tempat untuk pulang, akankah hati mereka menemukan jalannya sendiri?