Menikah lagi? Tebersit saja, belum. Aku masih belum mampu melupakan mendiang suamiku. Namun, laki-laki itu dengan percaya dirinya menginginkan diriku. Lalu, apa kata Mama dan Papa? Belum lagi, Mama selalu bilang, kalau kuburan suamiku belum kering. Padahal, anak sulungnya sudah enam bulan yang lalu telah berpulang. Sementara, puteri kecilku sudah nyaman bersama lelaki itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Cerita Lengkap di KBMapp dan Karyakarsa
"Aku ingin melihatnya."
"Kenapa baru sekarang?"
Senyum wanita itu berbeda. Tidak lagi sama seperti 8 tahun silam.
"Aku----"
"Menyesal? Aku tidak peduli pada satu kata itu!"