Derita anak sulung [End]

Derita anak sulung [End]

  • WpView
    Leituras 1,997
  • WpVote
    Votos 246
  • WpPart
    Capítulos 16
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mar 30, 2026
Menjadi anak sulung itu sakit, ya? Ayunda Risu, sebuah gadis ceria yang harus menanggung beban keluarga nya sendirian. Dan ia juga harus membiayai hidupnya sendiri dan ke-dua adik tercintanya yang padahal kedua adiknya sangat membenci Risu. Moona Hoshinova, anak tengah yang sangat dimanjakan dan disayang. Begitu juga dengan Airani Iofifteen sebagai anak bungsu. "S-sakit... aku mohon jangan siksa aku lagi! Aku akan melakukan apapun, asal jangan sakiti aku...!"
Todos os Direitos Reservados
#16
moonahoshinova
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Riuh Dalam Sunyi
  • Socialphobia [COMPLETE] -TERBIT
  • Constellations From The Room
  • Tiga Jarum Jam [END]
  • Is It Home ?
  • Kesedihan [SELESAI]
  • dibalik alyksandr
  • Aruna to Anastasya [END]✓

Aluna hidup di bawah bayang-bayang ekspektasi yang tak berujung. Orang tuanya menuntut kesempurnaan, lingkungannya memujinya sebagai sosok ideal, tetapi di dalam dirinya, Aluna merasa rapuh. Setiap langkahnya bagai napas yang terhenti, takut akan kesalahan yang bisa mencoreng nama baik keluarganya. Namun, di balik semua itu, ada luka yang tak pernah sembuh, kerinduan pada kebebasan yang hanya bisa ia temukan dalam sunyi. Di sekolah, Aluna dihadapkan pada konflik dengan teman-temannya, yang perlahan-lahan membuka mata bahwa dunia tidak sehitam putih yang ia bayangkan. Di rumah, hubungan dengan keluarganya perlahan retak ketika ambisi orang tua mulai mengorbankan perasaan dan mimpinya sendiri. Ketika Aluna mulai mempertanyakan apa arti bahagia, ia dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam riuh yang menyakitkan atau melepaskan segalanya untuk menemukan sunyi yang menenangkan. Namun, apakah ia cukup kuat untuk melawan? Ataukah ia hanya akan menjadi seorang gadis yang tenggelam dalam ekspektasi, tanpa pernah benar-benar menemukan dirinya sendiri?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo