Not a Perfect Li(f)e

Not a Perfect Li(f)e

  • WpView
    Reads 61,384
  • WpVote
    Votes 4,425
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 17, 2025
Kata orang-orang, Yulita itu sempurna. Terlahir dengan paras yang cantik, tubuh semampai nan aduhai, juga otak cemerlang. Dia mantap dipersunting oleh Fatih-lelaki tampan maksimal dengan karier gemilang yang menjadi incaran banyak perempuan-saat lelaki itu berada di puncak kejayaan. Tidak hanya itu, Yulita juga menjadi menantu kesayangan dan kebanggaan. Benarkah demikian? Bukankah tidak ada yang sempurna di dunia ini? Karena kesempurnaan mutlak kepunyaan-Nya. "Di tengah perjalanan, akan ada masanya kamu menunduk dan melihat ujung sepatumu yang tadinya begitu mengilat telah dikotori oleh debu. Tapi ... ini bukan tentang sepatu, apalagi debu." -Yulita Anggraini-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pernikahan Impian (Tamat)
  • Changes a Lot
  • Untuk Ingatan Sepanjang masa
  • [END] When the Stars are Tired
  • DEPRESSION (눈물병) - EXO [finished]
  • Senorita in Trouble
  • Fix Me, Miss Me
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • KANAYA: The Missing Puzzle
  • TERJERAT CINTA CEO AROGAN

Ceritanya udah tamat, masih lengkap, dan lagi open PO. Versi Wattpad sama novel beda, ya. Untuk pemesanan buku, bisa chat aku di 08569839006. Terima kasih. Oh, iya, cerita ini juara ke-2, loh. Baca, yuk. Hehe *** Pernikahan itu bukan tentang menghalalkan yang haram saja. Bukan karena cinta yang bisa memudar seiring berjalannya waktu juga. Namun, ada kedua belah pihak keluarga yang ikut terlibat di dalamnya. Akan banyak cobaan menyapa. Baik dari segi materi, pasangan, mertua, ipar, tetangga, orang ketiga, atau keturunan. Ada yang bilang, pernikahan itu bagaikan sekolah terlama. Pahala akan didapat dengan begitu mudah dan ujiannya pun lebih dahsyat. Bukankah ada pepatah bilang, 'semakin tinggi pohon, semakin dahsyat angin menerpa'sama seperti pernikahanku yang selalu diuji dari berbagai sudut.

More details
WpActionLinkContent Guidelines