LEAVE ME IF YOU CAN

LEAVE ME IF YOU CAN

  • WpView
    Leituras 466
  • WpVote
    Votos 46
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, fev 16, 2024
WpInfo
Ficção
Romance
Giorgino Ammar kebakaran jenggot ketika sang sepupu memberitahu bahwa ia melihat istri Ammar bertandang ke pengacara keluarga untuk bertanya tentang cara mengajukan perceraian. Ammar memang memperlakukan Utari dengan buruk selama dua tahun pernikahan mereka, tapi demi Tuhan ia tak rela jika istri cantiknya sampai menggugat cerai. Selalu bersikap dingin, tak pernah menunjukkan perasaan cintanya pada Utari, hanyalah cara Ammar membalas dendam. Kini ia sadar, pembalasannya harus segera diakhiri sebelum Utari benar-benar pergi. Dapatkah Ammar mencari cara untuk menghentikan niat Utari Anantavirya? Bila perlu ia akan menghamili istrinya, agar si istri tak jadi melayangkan gugatan. Namun, akankah cara itu berhasil? Bisakah Ammar mempertahankan Utari? Hatinya, bukan tubuhnya.
Todos os Direitos Reservados
#909
bencijadicinta
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Let it Flow   (SUDAH TERBIT)
  • A [Completed]
  • I CHOOSE YOU END
  • I Love You My Captain
  • Cinta yang Tak Direncanakan |OhmNanon| |GS| END
  • DOKTER AMAR BRAMASTA [COMPLETED]
  • Bahagia Setelah Cerai (END)
  • Karang yang terkikis
  • BAD PERFECT

- "Benar apa yang dikatakan pria tadi?" Pertanyaan itu membuat Yasmin tak berdaya. "Apa kamu pernah menggugurkan kandungan?" Yasmin tahu, pertanyaan Arjuna diselimuti kemarahan memuncak. Ini lebih menegangkan dibandingkan saat malam pertama Arjuna sadar ia bukan gadis perawan. Ini vonis yang lebih perih. Karena sampai kapanpun, dosanya akan terus menghantui hidupnya. Dahulu, dengan sadar ia mengambil keputusan fatal. Menggugurkan kandungan sepihak. Yasmin diam sambil menunduk. Ia tak berani berhadapan mata dengan mata Arjuna. Seluruh organ tubuhnya seolah berkhianat agar tetap bungkam, seolah sadar sang suami tidak menyukai kebohongan. Apalagi ia seorang manusia egois yang pernah bertindak dilarang hukum agama, maupun norma adat yang mereka anut. "Kebisuanmu, aku anggap sebagai jawaban. Berarti perkataan pria itu benar." Arjuna mencengkram lengan Yasmin. Ada geraman tertahan di sana. Yasmin yakin, andai ia seorang pria, Arjuna pasti sudah menghabisinya dengan pukulan bertubi-tubi sebagai ungkapan emosi. Namun keberuntungan memihak, ia perempuan dan Arjuna seorang pria baik-baik. Tidak akan mungkin mengotori tangannya melukai kaum hawa. "Mama ternyata salah mencari istri baik-baik untukku." Arjuna meluapkan emosinya dengan kata-kata. Yasmin meneteskan air mata. Ia memang penipu ulung, wajah manisnya senjata ampuh untuk menipu semua orang, termasuk keluarganya. "Dan selamat, aku tidak bisa menceraikan kamu, setidaknya dalam waktu dekat ini." "Maaf, Mas. Andai aku bisa kembali ke masa lalu.." Ucapan tulus yang Yasmin keluarkan tidak membuat Arjuna luluh. "Aku tidak akan sudi memiliki istri seperti kamu dan tidak akan mau memilih kamu sebagai calon ibu untuk anak-anakku. Jadi jalani pernikahan ini sebaik-baiknya, sebelum kita berpisah.." Yasmin mengangguk. Ia cukup sadar jika Arjuna kecewa dengannya. *** Arjuna dan Yasmin Mounalizza Selasa, 28 Feb 2017

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo