LEAVE ME IF YOU CAN

LEAVE ME IF YOU CAN

  • WpView
    Leituras 443
  • WpVote
    Votos 46
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, fev 16, 2024
Giorgino Ammar kebakaran jenggot ketika sang sepupu memberitahu bahwa ia melihat istri Ammar bertandang ke pengacara keluarga untuk bertanya tentang cara mengajukan perceraian. Ammar memang memperlakukan Utari dengan buruk selama dua tahun pernikahan mereka, tapi demi Tuhan ia tak rela jika istri cantiknya sampai menggugat cerai. Selalu bersikap dingin, tak pernah menunjukkan perasaan cintanya pada Utari, hanyalah cara Ammar membalas dendam. Kini ia sadar, pembalasannya harus segera diakhiri sebelum Utari benar-benar pergi. Dapatkah Ammar mencari cara untuk menghentikan niat Utari Anantavirya? Bila perlu ia akan menghamili istrinya, agar si istri tak jadi melayangkan gugatan. Namun, akankah cara itu berhasil? Bisakah Ammar mempertahankan Utari? Hatinya, bukan tubuhnya.
Todos os Direitos Reservados
#128
hamil
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Perhaps Love
  • UNWANTED Marriage || Pernikahan Yang Tidak Diinginkan
  • A [Completed]
  • Karang yang terkikis
  • Dinara untuk Agarra ✔️
  • Gendhis "Sang Jomlo Legend"
  • DENDAM
  • I CHOOSE YOU END
  • Cinta yang Tak Direncanakan |OhmNanon| |GS|

Akan diunggah secara berkala. Masukkan ke dalam daftar bacaan, apabila ingin mendapat pemberitahuannya nanti. *** WARNING!!! Cerita ini berisikan cukup banyak kebencian. Jamila Meirina Hendarto Ia pikir, semuanya akan indah seperti saat mereka bertemu. Harapannya yang rimbun mendadak seperti disiram minyak tanah, kemudian dibakar tanpa sisa. Ia pikir, lukanya di masa lalu sudah sangat menyiksa. Tetapi ternyata semesta masih ingin melihatnya menangis dan meraung-raung. Ganendra Hikmawan Tidak ada yang tahu apa yang ada di dalam pikirannya. Semua orang hanya menebak-nebak, menjadi sok paling tahu, tanpa pernah Ganendra beritahu kenyataannya. Ia pikir, itu tidak mengapa. Tanpa pernah tahu bahwa itu menghancurkan hidupnya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo