Thank You Danu Maheswara

Thank You Danu Maheswara

  • WpView
    Reads 299
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 26, 2024
"Penduduk bandung Terimakasih telah membuatku rindu yang sedalam-dalamnya" -Almora Aulia Kata orang, bandung itu tempat yang nyaman dan cuaca yang bagus. Namun kata orang jangan jatuh cinta dengan penduduk bandung nanti kamu sulit melupakan, Mungkin Almora setuju dengan kata-kata itu. Kedatangan mu yang tiba-tiba membuat banyak orang bahagia, namun setelah kepergian mu itu banyak orang yang kehilangan dirimu meski bukan siapa-siapa, termasuk diriku. Berpisah itu mudah, tapi yang sulit itu melupakan kenangannya. Bertemu dan berpisah itu sesuatu hal biasa yang dialami oleh manusia. Seseorang yang kita sayangi tidak bisa kita paksakan untuk berada di dekat kita, ada saat nya dia harus meninggalkan dirimu. Siap tidak siap People come and go pasti itu ada. Namun semenjak kedatangan Laki-laki dengan nama, Danu Maheswara membuatku tidak terlalut larut-larut dalam kenangan penduduk bandung. Danu Maheswara selalu ada untuk Almora Aulia, ia datang bukan hanya ketika Almora sedih, namun ia datang ketika Almora sedih dan senang. Pertemuan yang tidak terguga ini membuat Almora Aulia perlahan melupakan penduduk bandung. Danu Maheswara, Terimakasih sudah membantu perlahan-lahan untuk melupakan penduduk bandung. Apa yang membuat Danu Maheswara inggin selalu menghibur dan menjaga Almora Aulia? Apakah Almora bisa membuka hati untuk Danu Maheswara setelah penduduk bandung itu?
All Rights Reserved
#8
rajin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • LOVE for TIME
  • I LOVE YOU✔
  • THAKSA
  • Hidden Heart [END]
  • ASAVELA KIARA
  • IGNIS

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines