Seni di Hati

Seni di Hati

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 19, 2024
Mau kenalan sama Lysandra? Jadi, dia itu cewek yang bisa ngomongin seni dari pagi sampe malam tanpa bosan. Dan bukan cuma ngomongin, dia bisa bikin lo ngerasa kayak lagi ada di tengah pameran seni canggih hanya dengan ngomongin lukisan Bob Ross.Gimana sih penampilan Lysandra? Nah, bayangin aja, wajahnya itu kayak gambaran dewi seni yang turun langsung dari langit. Mata cokelatnya itu, serius deh, bisa bikin lo terpesona. Dan gayanya, selalu pake pakaian yang keliatan keren tapi juga nyaman, kayaknya dia tuh paham banget soal seni fashion juga.Tiap ngomongin seni, Lysandra tuh kayak bocah yang lagi ngomongin mainan baru. Wajahnya berbinar-binar, nggak bisa diem, sampe kadang-kadang dia nggak nyadar udah bikin orang-orang yang dengerin ceritanya ikutan terbawa suasana.
All Rights Reserved
#1
breakheartwritingmarathon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can I Call You Mine?
  • SALSABILLA ( END )
  • Kaka&Rara [Completed]
  • Arsyilazka
  • My Famous Boyfriend [Completed]
  • ALEXON [END]
  • Two World

Bagaimana jadinya jika kamu jatuh cinta pada seseorang yang minim akan pengalaman dalam kisah cintanya? Terlebih lagi, orang itu tidak mau peduli dengan cinta. Itulah yang dialami oleh seorang gadis bernama Falisha atau biasa disapa Ica. Pada awalnya, Ica hanya penasaran dengan Arsen dan segala sisi misteriusnya. Sikap Arsen yang dingin sangat kontras dengan teman-temannya yang terlihat ramai dan riuh setiap saat. Dari situlah muncul rasa ingin tahu yang besar hingga menggerakkan Ica untuk terus mendekati Arsen. Seiring berjalannya waktu, timbul perasaan di hati Ica. Perasaan indah yang muncul karena banyaknya waktu yang telah mereka habiskan bersama. Semuanya terlihat baik-baik saja hingga akhirnya Ica menyadari bahwa bukan hanya dirinya lah yang tengah berjuang mendapati hati laki-laki dingin itu, melainkan juga Bella, sahabat dekat Arsen yang nyaris mendekati kesempurnaan. Ica pun menyadari bahwa dirinya tidak akan pernah menang dari Bella. Apa yang akan Falisha lakukan? Apakah gadis itu akan terus memperjuangkan perasaannya? Atau mungkin mundur dan menyerahkan perasaannya pada takdir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines