Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
Ih the Arms of Demon

Ih the Arms of Demon

  • WpView
    LETTURE 74
  • WpVote
    Voti 8
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, set 6, 2025
WpInfo
Narrativa
Fantasy
Bangsa unicorn yang dipimpin oleh Dewi Arella, telah lama selalu diteror oleh makhluk astral yang kejam, egois dan licik. Mereka akan membunuh siapa saja yang menurut mereka lemah dan tidak tunduk atas kekuasaannya. Entitas mereka sangat dirahasiakan, mereka di sebut bangsa Demon. Dewi Arella mengetahui satu-satunya cara agar ia terlepas dari musuhnya adalah dengan menyetujui perjanjian itu. Namun ia tidak pernah tahu bahwa apa yang telah ia lakukan dengan menyetujui sebuah perjanjian yang ditawarkan kepadanya. Dan ternyata itu sama saja ia telah menyerahkan segalanya kepada sang Iblis. Yang akhirnya ia menyadari bahwa selama ini ia telah dipermainkan oleh Sang Demonic. Not; Segala bentuk karakter, latarbelakang, gambar semuanya adalah fiktif. Mohon dimaafkan bila ada kesalahan dalam penulisan kata.
Tutti i diritti riservati
#75
darkness
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Love that grows in the kingdom
  • "Bayangan Sang Maha: Kebangkitan yang Terlarang"
  • AEGIS OF ETERNITY
  • ANNALIZA
  • Fight For My Life (SUDAH TERBIT)
  • °Dewa Yang Hilang° || God!AU {Marvel} || Remake
  • GENEVIÈVE

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti