Rumahku Itu Di Sini! [BL]

Rumahku Itu Di Sini! [BL]

  • WpView
    GELESEN 146
  • WpVote
    Stimmen 11
  • WpPart
    Teile 5
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., März 15, 2024
seorang tuan muda dari keluarga kaya yang dengan tiba tiba saja di titipkan ke desa oleh keluarganya. tuan muda yang sombong serta angkuh yang memiliki gaya hidup modern dan praktis sekarang tinggal di desa yang bahkan saat ingin mencari sinyal harus naik ke atas bukit. walaupun di kota ia menjadi yang paling di kagumi tapi saat berada di lingkungan desa tuan muda itu malah menjadi.. um.. terlihat sedikit...dungu dan beban. namun, dengan semua kedunguan nya, ia tetap seperti sebuah bunga cantik yang menarik lebah dan lalat. note: ini bl ya.. dan ini juga cerita yang tenang dengan konflik konflik ringan. *pict dari pinterest Ini cerita aku publish untuk menambah pengalaman dalam menulis cerita yang lebih seru ke depannya, jadi jangan lupa ngasih saran ya! Tapi jangan ngasih kritik yang negatif banget ya hehe.. soalnya ati aku serapuh debu wkwk
Alle Rechte vorbehalten
#171
desa
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • [BL] Debu Kota di Tanah Rindu | ONGOING
  • Mas! || ThomasKong✔
  • Tetangga | SOOKAI
  • My Little Bunny🐰(End)
  • OUR SECOND STORY ( 我们的第二个故事 )  (END)
  • Barudak Sunda : Antara Sahabat, Cerita Cinta dan Mengejar Cita-cita (On Going)
  • (BL)-STRANGERS RELATIONSHIP- [[ END ]]
  • NAUGHTY STUDENTS & THEIR TARGET (END)

⚠︎ WARNING ⚠︎ [BOYSLOVE] ──── ୨୧ ──── Debu kota metropolitan yang selama ini menjadi saksi bisu hari-harinya, kini perlahan luntur dari sepatu Kaelen Baskara. Kepindahannya ke sebuah desa yang jauh dari hiruk pikuk, terasa seperti jeda dalam sebuah lagu yang terputar terlalu cepat. SMA Negeri 1 Celengan Rindu, dengan bangunan sederhana yang dikelilingi hamparan sawah hijau, kini menjadi panggung barunya. Kaelen, dengan segala kegelisahan khas remaja kota, melangkahkan kaki memasuki gerbang sekolah, membawa serta harapan samar akan sebuah awal yang baru. Namun, di balik hijaunya padi dan udara segar yang menusuk hidung, tak pernah ia sangka akan menemukan sesuatu yang jauh lebih memikat dari gemerlap lampu kota. Seseorang yang membuatnya menyadari bahwa ketangguhan sejati tak selalu berbalut gedung pencakar langit, melainkan terukir di bawah terik matahari desa. ──── ୨୧ ──── Note: ini fiksi ya, jangan ditiru adegan negatif nya cukup tiru adegan positif nya saja, jadilah pembaca yang bijak, happy reading guys!

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien