White Lisianthus

White Lisianthus

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 22, 2024
Setelah hari itu usai, Kala menyadari bahwa semuanya tidak akan pernah sama seperti sebelumnya. Dan ia perlu belajar seumur hidup untuk baik-baik saja. Menggantikan peran ibu untuk sang adik bukanlah hal yang mudah bagi Kala. Di saat usianya yang masih belasan tahun, ia dituntut oleh percepatan keadaan untuk dewasa dalam semalam. Bagi Kala rumah dan kampus adalah tempat pelatihan militer, karena mungkin dewasa itu seperti ini. Terlepas dari kelamnya takdir kehidupan Kala, setidaknya ia masih memiliki tujuan untuk bertahan di dunia ini. Bagaimana jika hal yang ia anggap tujuan itu ternyata justru akan membawa masalah baru lagi? i know it's not as simple as this, tetapi bertahanlah di sana. Karena, dewasa itu tentang bagaimana ia bisa bertahan hidup dengan mempertahankan mental, fisik, dan pikiran agar tetap aman.
All Rights Reserved
#735
campuslife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SKRIPSUIT  ✔
  • Fase dalam Lingkaran [Selesai]
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Serpihan Luka
  • AMY 54 [END]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • [END] When the Stars are Tired
  • NAKALA DAN TAWANYA

{Completed/utuh/tamat} Fayka mau tak mau harus sering bertemu dengan Yasa karena memiliki dosen pembimbing yang sama. Berawal dari sesama kesengsaraan korban dospem, bagaimana jika Fayka mulai baper karena Yasa, yang mendapatkan predikat fakboi, terus bersikap manis padanya? *** Setelah empat tahun menempuh pendidikan di jurusan psikologi, Fayka seperti mahasiswa lainnya harus mengerjakan tugas akhir skripsi. Sialnya, Fayka mendapatkan dosen pembimbing yang killer dan membuat jantungnya tak keruan setiap akan melakukan bimbingan. Namun, penyebab jantungnya tak keruan bukan hanya dosen pembimbing. Yasa, sang kayak tingkat penyandang status fakboi kampus, mendapatkan dosen pembimbing yang sama dengan Fayka dan terus bersikap manis pada Fayka. Menolak rasa bapernya, Fayka mencoba memfokuskan diri pada skripsi yang harus diselesaikannya segara akibat tuntutan sang Ibu. Sayangnya, takdir tidak selalu berpihak pada Fayka untuk mempermudah jalannya menuju sidang. Lalu bagaimana dengan perasaan Fayka jika ketika badai menerjang hidup, Yasa adalah orang yang selalu hadir di sisinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines