HIDUP PENUH KHIDMAH

HIDUP PENUH KHIDMAH

  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 31, 2025
Assalamu'alaikum Hai guys membuat cerita adalah salah satu hobby aku. Karena aku lebih suka menceritakan semua hal ke sebuah tulisan dari pada bercerita dengan ucapan. Aku sudah banyak sekali menulis cerpen dan melombakan nya dan ini lah salah satu nya. Selamat membaca
Todos los derechos reservados
#7
khidmah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dear Fenly || Un1ty
  • Give Me Your HUG(END)✅
  • After My Prayed
  • Bianglala
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Gus Bara
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Make A Better Place (Autobiografi Triocahyo Utomo)
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika

Sama halnya seperti semburat warna pelangi Gugusan bintang di langit dan aurora Borealis Beberapa entitas indah memang diciptakan untuk dipandang Bukan untuk diraih apalagi dimiliki Bagaikan mengharap pakistan bersatu dengan India Jangankan kasih sayangnya, perhatian darinya saja tak dapat ku miliki Ini bukan bagaimana aku mengisahkan cerita cinta dalam hidupku, kisah ini tak berisi bagaimana aku bertemu gadis cantik karna tak sengaja menabraknya atau tak sengaja satu kelas dengan dia, kemudian kami saling jatuh cinta dan bahagia. Tidak ini jauh dari kisah seperti itu. Aku ingin menceritakan kebohongan mamaku yang mengatakan kalau semua akan baik-baik saja. Aku ingin menceritakan kebohongan mama yang katanya akan menemaniku selamanya dan aku juga ingin menceritakan kebohongan mama tentang bagaimana indahnya memiliki saudara. Aku tak mengerti bagaimana bisa wanita yang paling ku percaya tega membohongiku, aku masih tak mengerti bagaimana Tuhan menuliskan kisahku ke arah mana, ia memberiku air mata tapi sepertinya lupa menuliskan kata bahagia, setelah semua kebohongan itu ku terima, setalah takdir itu Tuhan mainkan kehidupanku banyak berubah. Kepedihan dan penderitaan mulai tertarik untuk singgah. Meninggalkan rumah, dan tinggal dengan manusia-manusia random akan menyenangkan pikirku, hingga aku lupa jika salah satu dari mereka adalah sumber luka yang nyata. Sia-sia aku lari ternyata luka itu turut mengikuti, ingin mencoba membenci tapi aku tak akan pernah sanggup perangi. Hingga kini luka itu abadi dalam hati.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido