[ END ] Claudine Mengubah Takdir (Claudine Changes Destiny)

[ END ] Claudine Mengubah Takdir (Claudine Changes Destiny)

  • WpView
    Reads 172,663
  • WpVote
    Votes 11,562
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadComplete Mon, May 25, 2026
WpInfo
Fanfic
[ SEDANG DIREVISI ] Claudine yang meninggal akibat penyakitnya yang kambuh saat menghadiri pernikahan Duke Herdhart dan Duches Herdhart. Tiba-tiba terbangun di kamarnya saat berumur 15 tahun. "Aku kembali?" Dia benar-benar kembali ke kehidupan lalu. Claudine sekarang memiliki tujuan yang jelas. Dia tidak akan mematuhi perintah ibunya seperti di kehidupan yang lalu. Dia akan mengubahnya. Dia akan bersama Riette di kehidupan ini. Bagaimana perjalanan Claudine untuk bersama dengan Riette di kehidupan sekarang? Akankah berbagai banyak rahasia akan terungkap? Dan apakah Claudine akan terikat cinta dengan Matthias di kehidupan kali ini? WARNING-!! Ini CP Matthias and Claudine! [WARNING!!!] - Saya mohon maaf jika ada kesamaan alur yang terdapat di dalam cerita ini. - Cry, or Better Yet, Beg : Solche and VAN JI -Manhwa Cry, or Better, Beg bukan milik saya! Saya hanya meminjam karakter dan alur ceritanya! - Claudine Mengubah Takdir - Alur cerita Claudine Mengubah Takdir adalah milik saya!!
All Rights Reserved
#29
claudine
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAMENGKU | NOMIN
  • Rewriting The Villain (END)
  • Possessive Male Lead
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • A House Between Us
  • Your Daddy My Husband
  • I'm Not Just a Figuran
  • Given || Ju Jihoon
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Obsession Overdose

Sejak peristiwa itu, para sesepuh menetapkan satu pantangan yang tak pernah berani dilanggar. Tak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi puluhan tahun silam. Yang tersisa hanyalah cerita-cerita "konon" yang diwariskan dari mulut ke mulut. Tentang malapetaka yang selalu datang ketika kedua pamengku berdiri di pendapa yang sama. Tak seorang pun berani mempertanyakan kebenarannya. Hingga Manggala Paramayoga mulai bertanya... Apakah pantangan itu benar-benar ada?

More details
WpActionLinkContent Guidelines