[ END ] Claudine Mengubah Takdir (Claudine Changes Destiny)

[ END ] Claudine Mengubah Takdir (Claudine Changes Destiny)

  • WpView
    Reads 168,019
  • WpVote
    Votes 11,496
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadComplete Mon, May 25, 2026
[ SEDANG DIREVISI ] Claudine yang meninggal akibat penyakitnya yang kambuh saat menghadiri pernikahan Duke Herdhart dan Duches Herdhart. Tiba-tiba terbangun di kamarnya saat berumur 15 tahun. "Aku kembali?" Dia benar-benar kembali ke kehidupan lalu. Claudine sekarang memiliki tujuan yang jelas. Dia tidak akan mematuhi perintah ibunya seperti di kehidupan yang lalu. Dia akan mengubahnya. Dia akan bersama Riette di kehidupan ini. Bagaimana perjalanan Claudine untuk bersama dengan Riette di kehidupan sekarang? Akankah berbagai banyak rahasia akan terungkap? Dan apakah Claudine akan terikat cinta dengan Matthias di kehidupan kali ini? WARNING-!! Ini CP Matthias and Claudine! [WARNING!!!] - Saya mohon maaf jika ada kesamaan alur yang terdapat di dalam cerita ini. - Cry, or Better Yet, Beg : Solche and VAN JI -Manhwa Cry, or Better, Beg bukan milik saya! Saya hanya meminjam karakter dan alur ceritanya! - Claudine Mengubah Takdir - Alur cerita Claudine Mengubah Takdir adalah milik saya!!
All Rights Reserved
#14
claudine
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Split Twighlight In The Indies [END]
  • Refusing to Submit
  • Thorned Roses in the Garden of Arvis
  • Ocean Eyes - end
  • "The Flower He Could Never Own (TFHCNO)
  • The Kind Male Lead Turned Evil
  • Beyond The Golden Cage
  • The Candle Of Ruin
  • The Buried Trace of Love
  • Thread of Time [Discontinued]

Di bawah langit Surabaya yang pengap oleh aroma rempah dan mesiu, Mayor Matthias von Herhardt berdiri sebagai manifestasi kekuasaan absolut VOC. Sebagai perwira tinggi yang ditakuti, ia tidak terbiasa dengan hal-hal yang tidak bisa ia taklukkan. Namun, segalanya berubah di peron stasiun yang riuh, saat matanya menangkap sesosok anomali yang mustahil: seorang gadis pribumi yang tampak seperti dewi yang tersesat. Gadis itu adalah sebuah penghinaan sekaligus pesona bagi logika sang Mayor. Ia mengenakan celana panjang dan pakaian yang mengekspos garis leher serta bahunya-sebuah pemandangan yang terlampau berani, bahkan untuk standar Eropa di tanah koloni. Kulitnya yang seputih pualam, berkilau di bawah terik matahari, menandakan ia bukanlah rakyat jelata biasa. Menggunakan otoritas militernya yang tanpa batas, Mayor Matthias melakukan tindakan yang tak terduga: ia menahan gadis itu sebagai tawanan pribadinya. Apa yang dimulai sebagai rasa ingin tahu yang dingin, dengan cepat bermutasi menjadi obsesi yang mencekik. Di balik seragam kebesarannya, Matthias merasakan gejolak posesif yang primitif. Baginya, gadis itu bukan lagi sekadar tahanan, melainkan artefak berharga yang harus ia isolasi dari dunia luar. Puncaknya, saat sang gadis berhasil menyelinap dari pengawasannya dan Matthias melihatnya berdiri di dekat pria lain, sang Mayor merasakan "kiamat" kecil dalam dadanya. Darahnya mendidih oleh kecemburuan yang meluap-luap. Baginya, siapa pun yang berani menatap atau menyentuh gadis itu telah melakukan pengkhianatan terhadap perintah militer tertinggi-karena di mata sang Mayor, gadis itu adalah wilayah jajahan terakhir yang hanya boleh tunduk pada titahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines