cat cafe ashelia

cat cafe ashelia

  • WpView
    LECTURES 127
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., févr. 29, 2024
Dia tidak punya tempat pulang, rumah yang dia punya telah hilang, dia kehilangan arah, hidupnya dipenuhi dengan banyak luka dan lebih parahnya dia juga kehilangan dirinya sendiri, namun lagi-lagi dunia terus saja memaksanya untuk terlihat bahagia seakan tidak terjadi apa-apa di hidupnya. "mungkin aku bukan kekasih yang sempurna namun aku akan tetap mencintai mu dengan sepenuh hatiku" perempuan itu berdiri di tepi pantai, merasakan sejuk nya angin dan menikmati sunset, burung burung berterbangan dengan bebas, sayap nya terlihat indah, langit dengan gradasi warna yang indah, membuat perempuan itu terus terkagum kagum dengan ciptaan tuhan. "cak..kamu udah lama tau aku dan dekat sama aku, aku selalu takut saat kamu nanti mengetahui segala kekuranganku. dan mungkin pada titik itulah kamu diberikan dua pilihan pergi atau bertahan".
Tous Droits Réservés
#9
ramance
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • TRUST ME ( And I Trust You ) (END)
  • DAISY
  • Psikopat Digital? [End]
  • Narasi patah hati
  • EL Luna
  • Painful By Accident (Completed)
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • MY HOPE IS YOU (END)

Anak satu satunya di tuntut untuk menjadi yang paling sempurna demi mendapat harta warisan sang kakek. Masuk ke dalam dunia dimana bukan jati dirinya yang di temukan di dalam sana. Mempunyai nama belakang yang di pandang hormat oleh orang lain membuatnya tak bebas menjalani hidup selayaknya remaja SMA pada umumnya. Kekangan dan larangan yang berlebihan membuatnya membangkang di suatu hari. Dia lelah benar benar lelah dengan jalan hidup yang memuakkan seperti ini. "Gue gak bisa". Ucap gadis itu saat melihat bagian tubuh yang harus ditattonya. "Disini?". Menunjuk bagian tubuhnya yang lain. "Gak bisa, gue gak bisa gambar di tempat kayak gitu". Ucapnya lagi masih menolak. "Gue cari tempat lain aja". Menutup kembali bajunya dan berlalu dari sana.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu