Dating Simulator

Dating Simulator

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 19, 2024
Seorang wanita muda bernama Fiona dengan pribadi yang kuat memiliki kenangan buruk mengenai LGBT. Kenangan akan pertengkaran orangtuanya, sang Ibu yang memutuskan meninggalkanya seorang diri di dalam rumah, membuat Fiona tertekan selama beberapa tahun. Ia tidak ingin trauma masa kecilnya juga dirasakan oleh orang lain. Merasa ditinggalkan dan dikhianati oleh dunia hanya karena cinta yang salah atau keyakinan terhadap perasaan tersebut belum stabil karena pengaruh pergaulan semata. Maka dari itu, ia memutuskan untuk membangun sebuah agensi rahasia yang berkaitan tentang penyimpangan seksual, agar tidak ada orang lagi yang tersakiti karena penyimpangan seksual tersebut. Namun, di tengah puncak karirnya, kehadiran seorang Dean, pria yang memiliki pengaruh besar di dunia bisnis ini harus menjadi target operasi agensinya atas permintaan dari ibu pria tersebut.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hana untuk Hanan
  • Aksa
  • Between My Revenge and Your Wounds
  • My Bully My Obsession GxG(Season 2)
  • Ex Girlfriend Or My Boyfriend (END)
  • Gravitasi Ara
  • GRIZLEN {On Going}
  • Lubang Idaman Season 3 ✔️
  • Trouble Maker {BL}

Hana, gadis sederhana lulusan S1 Administrasi Perkantoran, sedang berjuang mencari pekerjaan di tengah kerasnya dunia kerja pasca pandemi. Tanpa sengaja, ia melamar ke Addin Corp, sebuah perusahaan besar yang sedang membuka lowongan sekretaris CEO. Yang tidak ia sangka: CEO-nya adalah Hanan, mantan pacar semasa SMA yang kini telah menjelma menjadi pria dingin, sukses, dan sulit ditebak. Dulu mereka berpisah karena kesalahpahaman besar yang tak pernah diselesaikan. Kini, Hana harus bekerja langsung di bawah Hanan. Masa lalu yang belum selesai perlahan-lahan kembali mengusik, membuat batas profesionalitas dan perasaan menjadi kabur. Akankah mereka bisa berdamai dengan luka lama, atau justru kembali terjebak dalam lingkaran rasa yang sama? ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines