Terikat Dengan Penghuni Neraka

Terikat Dengan Penghuni Neraka

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 20, 2025
alurr hanya sekedar imajinasiii yyaa. Bagaimana jika sekelompok remaja yang sedang mendaki gunung, tiba tiba nyasar ke sebuah tempat antah berantah, dengan adat anehnya yang berada dibawah kendali setan(?) para pemuja setan(?) Apakah mereka bisa untuk keluar dari tempat itu? apakah mereka akan selamat? mereka akan segera keluar dari sana. tapii, bagaimana jika setan dan para penduduk meminta suatu hal aneh kepada mereka? apakah mereka bisa melakukannya demi keselamatan satu sama lain? atau malah sebaliknya, berbohong satu sama lain agar bisa keluar sendiri?
All Rights Reserved
#125
desa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • Lembah Arunika
  • NPPD •Nafsu Para Pemuda Desa•
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L
  • KUTUKAN KEDOK PANJI [Complete]
  • DESA TANPA SIANG
  • Penghuni Asrama
  • Di antara kabut & kamu.
  • Chandra [END]
  • STONES (Misteri Desa Batu)

🚫 PLEASE DO NOT PLAGIARISM!! Sebagai bagian dari tugas akhir kuliah, sekelompok mahasiswa dikirim ke Desa Kembang Arum, sebuah desa terpencil yang jarang terdengar namanya. Tujuan mereka sederhana: melakukan pengabdian masyarakat sembari mengumpulkan data penelitian. Desa itu terletak jauh dari keramaian, dikelilingi oleh hutan lebat dan jalan berbatu yang membuat perjalanan terasa tak berujung. Setibanya di sana, mereka disambut dengan senyuman warga yang ramah namun terasa dingin, seperti menyembunyikan sesuatu. Rumah yang disediakan untuk mereka sederhana, namun cukup nyaman. Namun, ada satu aturan yang berulang kali ditekankan oleh penduduk desa: jangan keluar rumah setelah gelap. Alasannya tidak dijelaskan, dan mereka hanya menganggapnya sebagai tradisi lokal yang harus dihormati. Hari-hari pertama berjalan biasa saja. Mereka mulai menjalankan tugas masing-masing, mengamati kebiasaan penduduk, dan mencoba beradaptasi dengan suasana desa yang tenang. Namun, semakin lama, mereka menyadari ada sesuatu yang tidak biasa di desa ini. Warga terlihat menghindari topik tertentu, sudut-sudut desa terasa terlalu sunyi, dan ada rasa tidak nyaman yang perlahan merayap di antara mereka. Di tengah rutinitas yang tampak normal, hubungan di antara kelompok itu mulai memanas. Ketegangan muncul, didorong oleh perbedaan pendapat, tekanan tugas, dan rahasia-rahasia pribadi yang mulai terungkap. Tanpa mereka sadari, perjalanan ke Desa Kembang Arum menjadi lebih dari sekadar tugas kampus. Desa ini menyimpan sesuatu yang jauh lebih besar-sesuatu yang akan mengubah hidup mereka selamanya. Apa sebenarnya yang tersembunyi di Desa Kembang Arum? Dan mengapa seolah-olah desa itu perlahan-lahan menelan mereka? seberapa jauhkan mereka mampu bertahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines