Story cover for Hei, Awan! by William_McFord
Hei, Awan!
  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Feb 17, 2024
Mature
Di dalam gedung teater yang besar, seluruh penonton menanti beludru terbuka. Kemudian, seorang narator berpenampilan badut masuk ke tengah panggung dan memberikan hormat. Narator itu mengetes mik. Semuanya lancar. Dia mulai berbica.

Narator: Selamat datang di panggung kehidupan. Malam ini, saya dan rekan-rekan membawakan kisah Hei, Awan! Ouh, wah! Kisah ini sungguh unik! Baiklah, tanpa berlama-lama lagi. Tuan dan Nyonya, saksikanlah drama kehidupan Maulana Virgiawan Putra!

(Suara tepuk tangan)
(Iringan musik)

Narator ke tepi, dia duduk di kursi di samping panggung.

Narator: Wah, kursi dan meja. Ada apa ini? Mana pemerannya? 

Penonton bersorak. Kemudian, lampu menyorot ke samping beludru.

Narator: Hei, Awan! Silakan masuk ke panggung. Penonton menunggumu!

Pemeran itu malu. Dia melambaikan tangan ke penonton dari tempatnya. Penonton bersorak.

Narator: Awan! Ayo, berikan penampilan terbaikmu!

Pemeran itu mengangguk. Lalu dia berjalan pelahan-lahan dengan posisi tangan mengepal. Dia mendekati kursi dan meja.

Narator: Ah, baik. Tuan dan Nyonya, dia memang pemalu. Jangan khawatir. Dia pemeran yang handal. Oh, lihat aksinya.

Pemeran itu jongkok di tempat bantalan kursi seraya memakan roti dan pemeran lain datang.

Narator: Ouh, kejar dia! Dasar tidak tau diri!

Pemeran lain itu langsung mengejar pemeran pertama, dia lari terbirit-birit. Penonton bersorak dan tertawa.

Narator: Pembuka dikemas dengan sesuatu yang mengangumkan! Semakin dilihat, semakin takjub! Jangan sampai melewatkan adegan yang terbaik. Jangan sampai menyesal. 

Narator: Baiklah, Tuan dan Nyonya, saya harap Anda sekalian tidak kabur dari kursi. Silakan duduk dan nikmati penampilan ini! Tepuk tangan untuk pemeran!

(Penonton bertepuk tangan)

Narator: Awan itu lucu! Anda harus melihatnya lebih lama lagi! Panggung ini sudah didesain sedemikian rupa untuk Awan. Jadi, nikmati dan silakan berekspresi!

(Penonton bertepuk tangan)
All Rights Reserved
Sign up to add Hei, Awan! to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
My Duchess / End by Suciorreina
57 parts Complete
WARNING TYPO TAK BISA KU HINDARI DAN KU SINGKIRKAN DALAM KEHIDUPAN INI, TOLONG KOMEN KALO NEMU SI TYPO Jikalau ini memang takdir ku.. Kenapa begitu menarik? Aku salut sama tuhan bisa mengarang cerita ku sedemikian rupa hingga seseru ini sampai aku tidak percaya. Hahaha... Gue sadar ini mustahil terjadi tapi ini lah yang terjadi.. Aku putri Annastasia Mahendra seorang siswi SMA yang terkenal hiperaktif, Dalam hidup ku aku tak mengenal cinta aku tidak memikirkan soal cinta seperti anak muda yang lain nya, aku lebih suka memanfaatkan waktu ku untuk bersenang-senang dengan temanku Jaja, maen sama temen cowok yang suka tawuran dan pada akhirnya ikutan bonyok gebungin anak orang. Singkat cerita sesuatu yang spektakuler terjadi di kehidupan ku...aku tertabrak mobil dan berakhir di tubuh seseorang! Dan yang paling parah aku bukan lagi di dunia asli ku! Indonesia dimana? Aku berada di dunia tanpa presiden! Semua Berubah! Tidak! aku seperti kembali ke masa lampau tapi entah Dimana ini... Lambat laun aku dapat menyesuaikan kehidupan ku disini, namun tidak sampai disana aku mendapat kan fakta-fakta yang membuat ku tercengang. Tidak ada yang tau aku kembali atau tidak sebagai putri Annastasia Mahendra tapi apapun itu aku akan melewati semua nya dengan manusiawi, jujur saja aku tidak bisa apa apa. "Nyatanya ini memang lah kehidupan ku! Elisia yang dulu hanyalah perantara" Senyum Culas. HAI! INI CERITA YANG TERAMBIL DARI PEMIKIRAN HALU YANG TERUS BERSARANG DI BENAK KU SAMPAI KU JADIKAN SEBUAH CERITA Dan aku berharap kalian bisa merasakan apa yang kurasakan ketika mencurahkan semua haluan itu kesini. Plagiat menjauh...🙌 Buat cerita kalian Masing-masing yang menurut kalian menarik untuk kamu baca dan orang lain baca. Kamu bisa melakukan nya tanpa plagiat !!
ANNISA {ON GOING} by RaisyaAlvira
7 parts Complete
Annisa Maudi Ayunda. Gadis berusia 19 tahun yang mampu meluluhkan hati seorang lelaki cuek. Nih spoilernya↓ ___________________ TINN TINN TINN... "Astagfirullah. Siapa sih pagi-pagi yang udah mainin klakson-nya ey, ganggu pisan" Annisa menggerutu sebal karena ia dikejutkan oleh klakson mobil yang tepat dibelakangnya. "WOY! MINGGIR lO!" belum selesai dengan gerutuan-nya Annisa kembali dikejutkan dengan suara si pemilik mobil tersebut. "Ya Allah, kayaknya kamu suka banget ngagetin orang deh" bahkan saat berbicara dengan orang yang dibelakangnya, Annisa tidak membalikkan badannya sama sekali. "GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR! dasar dekil" walau nada bicara pada kalimat terakhirnya ia kecilkan, tapi tetap saja Annisa masih bisa mendengarnya. "HEH! APA KAMU BILANG TADI? DEKIL? HEY JAGA UCAPAN MU YA!" Annisa benar-benar jengkel pada orang tersebut "YA EMANG lO DEKIL, MAKANYA NGACA SONO!" pemuda yang diketahui bernama Ardhiansyah Vero Aditama atau yang sering dipanggil Ardhi ini memang terkenal dengan sikap angkuhnya karena ayahnya, Adriansyah Vernon Aditama adalah kepala yayasan di kampus-nya. "Huhhh ngadepin kamu mah gak bakal kelar urusannya" sebelum Annisa berbalik dan meninggalkan Ardhi , Ardhi sudah menghentikannya dengan berbicara. "SIAPA lO SAMPAI-SAMPAI lO BERANI SAMA GUA" dan benar saja ucapan Ardhi pun dinotice oleh Annisa. "Aku? Aku emang bukan siapa-siapa dan buat apa aku takut sama kamu. Sama-sama makan nasi ini kan? Kecuali kalo kamu makan manusia baru aku takut.." sontak ucapan Annisa mengundang tawa dari para mahasiswa yang melihat kejadian itu. Ardhi yang melihat kalau dia ditertawakan oleh semua orang langsung mengucapkan kata-kata yang membuat mereka bungkam. "DIAM KALIAN! MAU GUE KELUARIN DARI KAMPUS HAH?!!" para mahasiswa yang dari tadi mentertawakannya langsung saja membungkam mulutnya dan pergi dari sana. _______________________ Cie yang penasaran! Yuk langsung dibaca! Jangan lupa like and Comment!
Agatha [ End ] by ChokoVanilla_
77 parts Ongoing
( SUDAH TAMAT + REVISI SUCCESS✔️ ) Cerita ku fiksi! Hanya karangan ku dan untuk alur sesuai dengan haluan ku karna ini cuma fiksi jangan dibawa kedunia real life, dan bijak lah kalian dalam membaca! Part keacak! Harap pintar membaca dan memperhatikan setiap part-nya. •••• "NATA... TOLONGIN MAMA DONG" teriak Erna mama Anita yang paling suka teriak "IYA MA.. TUNGGU BENTAR.." bales Nata dengan teriak "CEPETAN NATA, JANGAN MAIN HP TERUS, NTAR MAMA SITA HP KAMU, MAMA TUNGGU DIBAWAH CEPATAN YA JANGAN PAKE LAMA" teriak Erna sekali lagi "IYA IYA YA ALLAH" teriak Nata kesal sambil beranjak menuju lantai bawah Nata bergegas menuju lantai bawah dan saat menuruni tangga kaki Nata terpeleset dan membuat dia terguling kebawah dengan kepala yang berdarah.. "AAAAAA" teriak Nata Bruk ______________________________ "Ikh-lasin Na-nata ya ma pa" ucap Nata sekali lagi setelah itu mata nya tertutup Erna yang melihat sang putri menutup mata nya pun meraung sejadi-jadinya, Hardi pun menangis melihat sang putri kesayangannya pergi meninggalkan nya.. "Maafin Nata mama papa, Nata sayang kalian selalu dan selamanya" batin Nata Setelah itu semuanya gelap dan sayup-sayup terdengar suara tangis sang mama yang perlahan menghilang.. ______________________________ Diproses 10%...25%...40%...60%...75%...100% Ting Selamat datang didunia novel tuan, saya sistem 27 akan menemani tuan didunia ini, selamat menikmati dunia ini tuan. Hallow ini cerita aku... INI HASIL PEMIKIRAN AKU SENDIRI, DAN MOHON MAAF APABILA ADA KESAMAAN NAMA, TEMPAT ATAU APAPUN ITU. YANG PLAGIAT SILAHKAN MENJAUH YA, MUNDUR ALON-ALON, AYA GETOK KALO KALIAN PLAGIAT.. Oh iya jangan lupa follow akun wp aku ya, biar kalian gak ketinggalan notif✓ Jangan lupa juga votmen✓ Makasih buat kalian 🥳
(Not) A Dream School (On Going) by AnggiPratiwi935
25 parts Ongoing
Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋
Cheerful Girl [ENDING] by RosyPutri4
53 parts Complete
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!
[2] Miracle Pill Maker Bullies the Boss by nabluemin
200 parts Complete
Keluarga aristokrat Lu telah menghasilkan lelucon yang indah, tapi tetap saja lelucon. Putri yang mereka asuh selama ini ternyata adalah seorang penipu ulung! Dengan pewaris asli yang kembali untuk menggantikan tempatnya, semua orang sangat ingin mengetahui hasil dari penipu itu... Akankah dia bisa bertahan hidup dalam kemiskinan setelah menjalani kehidupan yang kaya? Baru saja pindah, Huo Yao membayangkan bahwa pengalaman ini akan sangat menarik. Namun, imajinasi dan kenyataan selalu sangat berbeda! Ayah: "Putri! Ambil black card ini. Tidak ada batasan! Gunakanlah dengan bebas." Ibu: "Yao Yao Sayangku! Jika kamu tidak menyukai perhiasan ini, aku akan meminta mereka untuk segera mengubahnya." Huo Yao: "..." Bukankah mereka seharusnya miskin dan biasa? Ada apa dengan perilaku mewah yang tersembunyi ini? Kakak tertuanya, CEO perusahaan investasi: "Dik, warisi perusahaanku!" Kakak keduanya, seorang pengacara top: "Siapa pun yang berani memfitnah adikku akan menghadapi beban hukum sepenuhnya!" Kakak ketiga, seorang dokter jenius internasional: "Menindas adikku? Haruskah aku menunjukkan kehebatan pisau bedahku?" Kakak keempat yang misterius: "Adikku yang paling imut!" Huo Yao: "..." Apa yang terjadi dengan menjadi orang yang tidak berguna yang hidup dari orang tuanya? Seorang bangsawan kelas atas diam-diam berganti pakaian murah dan mengendarai mobil tua jeleknya padanya. "Sayang, hatiku adalah milikmu. Mengapa kita tidak menikah untuk menguji apakah aku mengatakan yang sebenarnya atau tidak?" Setiap orang yang tahu tentang itu, tidak berani mengatakannya dengan lantang. Yang bisa mereka lakukan hanyalah mengutuk dalam hati: "Bah! Teruslah berakting! Tidak ada yang percaya!" ━━━━━━━━━━━━━━━ 𝐉𝐮𝐝𝐮𝐥 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚 Pembuat Pil Ajaib Menindas Bos 𝐉𝐮𝐝𝐮𝐥 𝐀𝐥𝐭𝐞𝐫𝐧𝐚𝐭𝐢𝐟 当 满 级 大佬 翻车 以后 𝐀𝐮𝐭𝐡𝐨𝐫 Nalanxian [纳兰 闲]
Felicity [On Going] by ayudiantta
12 parts Complete
BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest
You may also like
Slide 1 of 10
Senyawa Abu-abu { F I N I S H } cover
Allya Theo Perjodohan? [On Going♡] cover
dimana janji tersebut cover
My Duchess / End cover
ANNISA {ON GOING} cover
Agatha [ End ] cover
(Not) A Dream School (On Going) cover
Cheerful Girl [ENDING] cover
[2] Miracle Pill Maker Bullies the Boss cover
Felicity [On Going] cover

Senyawa Abu-abu { F I N I S H }

23 parts Complete

kisah kami murid 12 ipa 1, bukan kelas elite atau apalah, cuma sebatas anak yang mengalami masa terindah sebelum kejenjang yang lebih, jangan lupakan keseruan dengan teman satu kelas, banyak masa yang dapat jadi kenangan yang akan jadi cerita dimasa berikutnya. " oi ra jadi nanti malam mangkal?" jika kalian pikir negative buang aja deh. Itu jauh dari ekspetasi kami emang bercanda kayak gitu tapi kami gak melakukannya "Woi jadilah.... Masa gak jadi udah gak sabarnih... napa mau ikut nih?" "Ngak Cuma mau nawarin vero sama marito mau ikut mereka lagi butuh duit" canda nani "Iya nih ra dari pada jual ginjal aku yang rugi, kalau ngepet bahaya tapi kalau ikut kau aman" sambung marito cekikikan "Boleh lah ra tapi aku kecil loh emang ada yang mau?" canda vero "Wiss pastilah... apalagi yang kecil-kecil lebih wow" canda Ara "Apa nih yang kecil-kecil" sambar indah dengan muka menahan ketawa "Issh anak kecil gak boleh tau" sambar Ara "Itu si suryanti masih mangkal" gurau tince jangan lupakan denga ketawa nya yang sudah lepas ''''' "Kan dah pernah Miss Cerita waktu tuh kalau mau dapat contekan harus pandai-pandai lah" gurau miss yang pengalaman "Lupa Miss Apalagi ada yang mendadak tuli" sindir Abel "Kalau kalian mau berhasil nyoteknya perhatikan siapa yang ngawas kan udah ditempel dimading jadwalnya trus perhatikan gerek-gerik guru yang ngawas