Story cover for My Pet  by rydttio
My Pet
  • WpView
    Reads 9,023
  • WpVote
    Votes 1,162
  • WpPart
    Parts 18
  • WpView
    Reads 9,023
  • WpVote
    Votes 1,162
  • WpPart
    Parts 18
Complete, First published Feb 18, 2024
Mature
2 new parts
Naruto Uzumaki di jebak. 

Terlalu banyak murid yang membenci eksistensinya di sekolah sebagai Ketua Dewan Siswa. Sehingga untuk kesekian kali para murid berandal mencoba menjebaknya dalam skandal, mendekati kelulusan dan penentuan universitas terbaik yang hendak mereka masuki. Naruto harus mendapati dirinya terjebak di ruangan dengan seorang gadis, dalam keadaan yang tidak baik, dorongan hasrat menyentuh gadis itu memuncaki dirinya. Seharusnya Naruto tidak perlu percaya pada mereka--murid-murid sialan yang sebenarnya sangat membencinya itu!   

Minuman yang diberikan mereka telah bercampur dengan obat perangsang! Membuat Naruto kehilangan akal sehatnya.

"Sial, aku tidak bisa menahannya."

"Jangan mendekat."

"Diam." Naruto membungkam gadis di bawah kukungannya dengan penyatuan bibir, semuanya terekam jelas di ingatan Naruto, bagaimana rasanya menyentuh kulit gadis di bawah kukungannya. Naruto tidak tahu, bahwa dirinya dapat seliar itu menyentuh seorang perempuan yang terus menangis di bawahnya.

"Siapa namamu?"

"Hi-nata."
All Rights Reserved
Sign up to add My Pet to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Naruto : I Love You So Much  by Lomon1998
12 parts Complete
Updatre Di Usahakan Setiap Hari Romansa Naruto And Ino Konoha Gakuen adalah SMA di kota Konoha yang cukup ternama. Konoha gakuen bukan sekolah elite yang biayanya mahal. Konoha Gakuen adalah sekolah biasa untuk orang-orang biasa, walaupun ada beberapa murid elit yang kaya dan pintar. Saat ini adalah jam istirahat, tak heran suasana di Konoha Gakuen sangat riuh. Banyak siswa yang nongkrong di kantin, atap, koridor dan kelasnya hanya untuk makan siang dan berbincang dengan teman-temannya. Ada juga murid murid penyendiri yang hanya memakan makanannya dan tak berbincang dengan siapa pun karena dia merasa tak punya teman atau tak mau mendekati yang lain. Biasanya mereka hanya membaca buku, memainkan handphone -nya atau tidur siang. Di kelas 2-C, telihat seorang pemuda berambut pirang jabrik acak-acakan dengan seragam tak rapi, yakni kemeja pendek berwarna putih tak dimasukkan ke dalam celana panjang biru sehingga terkesan urakan, dia tengah melangkahkan kaki keluar kelas. "Seperti biasa, Uzumaki Naruto selalu terlihat seram ya." Pemuda berambut coklat pendek nyengir pada teman-temannya, membuat tato segitiga terbalik di masing-masing pipinya sedikit terangkat. "Kau benar Kiba! Dia selalu memasang tampang seram seolah berkata jangan-dekati-aku!" sahut gadis berambut merah muda pendek dibelah tengah. "Cih. Merepotkan." Pemuda berambut hitam dikuncir tinggi hingga tampak seperti nanas dalam bukunya dengan malas. "Jangan membicarakannya kalau kau tak mau berurusan dengannya!" "Betul kata Shikamaru-kun! Kita jangan mengusiknya! Benar kan Sasuke?" ucap pemuda berbadan besar yang berdiri di samping Shikamaru sambil membuka snack keripik kentang cemilannya. Dia bertanya pada pemuda yang berdiri di sampingnya. "Hn." jawab Sasuke si pemuda paling tampan dan cuek dengan acuhnya. Gadis berambut merah muda tersenyum kecil. "Kalian salah! Sekarang Ino harus berurusan dengan lelaki itu!"
You may also like
Slide 1 of 9
Naruto : I Love You So Much  cover
Curse Magic[END] cover
Enmeshed Yore cover
Sorry (NARUHINA - COMPLETE) cover
Naruto : See The Future cover
WAR : Love Academy. cover
Kepada Lirikan-Lirikan Rahasia cover
Distance ✔️ cover
Opposites Attract cover

Naruto : I Love You So Much

12 parts Complete

Updatre Di Usahakan Setiap Hari Romansa Naruto And Ino Konoha Gakuen adalah SMA di kota Konoha yang cukup ternama. Konoha gakuen bukan sekolah elite yang biayanya mahal. Konoha Gakuen adalah sekolah biasa untuk orang-orang biasa, walaupun ada beberapa murid elit yang kaya dan pintar. Saat ini adalah jam istirahat, tak heran suasana di Konoha Gakuen sangat riuh. Banyak siswa yang nongkrong di kantin, atap, koridor dan kelasnya hanya untuk makan siang dan berbincang dengan teman-temannya. Ada juga murid murid penyendiri yang hanya memakan makanannya dan tak berbincang dengan siapa pun karena dia merasa tak punya teman atau tak mau mendekati yang lain. Biasanya mereka hanya membaca buku, memainkan handphone -nya atau tidur siang. Di kelas 2-C, telihat seorang pemuda berambut pirang jabrik acak-acakan dengan seragam tak rapi, yakni kemeja pendek berwarna putih tak dimasukkan ke dalam celana panjang biru sehingga terkesan urakan, dia tengah melangkahkan kaki keluar kelas. "Seperti biasa, Uzumaki Naruto selalu terlihat seram ya." Pemuda berambut coklat pendek nyengir pada teman-temannya, membuat tato segitiga terbalik di masing-masing pipinya sedikit terangkat. "Kau benar Kiba! Dia selalu memasang tampang seram seolah berkata jangan-dekati-aku!" sahut gadis berambut merah muda pendek dibelah tengah. "Cih. Merepotkan." Pemuda berambut hitam dikuncir tinggi hingga tampak seperti nanas dalam bukunya dengan malas. "Jangan membicarakannya kalau kau tak mau berurusan dengannya!" "Betul kata Shikamaru-kun! Kita jangan mengusiknya! Benar kan Sasuke?" ucap pemuda berbadan besar yang berdiri di samping Shikamaru sambil membuka snack keripik kentang cemilannya. Dia bertanya pada pemuda yang berdiri di sampingnya. "Hn." jawab Sasuke si pemuda paling tampan dan cuek dengan acuhnya. Gadis berambut merah muda tersenyum kecil. "Kalian salah! Sekarang Ino harus berurusan dengan lelaki itu!"