ALZEN
  • WpView
    Reads 811
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadMatureComplete Sun, May 10, 2026
Senja itu terasa lebih sunyi dari biasanya. Zenn berdiri di hadapan Alika, seolah menahan sesuatu yang berat di dalam hatinya. Angin sore berhembus pelan, membuat suasana perpisahan itu terasa semakin nyata. Dengan suara yang sedikit bergetar, Zenn akhirnya berkata, "Maafin aku... aku harus ninggalin kamu di kota yang berbeda." Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi bagi Alika rasanya seperti sesuatu yang sulit diterima. Zenn menatap Alika seolah ingin mengingat wajah itu lebih lama. Lalu ia melanjutkan dengan lembut, "Semoga kita jangan jadi asing, ya. Chat aja nomor aku ini... aku selalu ada buat kamu." Alika terdiam. Di antara jarak yang sebentar lagi memisahkan mereka, ada begitu banyak perasaan yang tidak sempat diucapkan. Perpisahan hari itu bukan hanya tentang dua orang yang harus berada di tempat yang berbeda. Tetapi juga tentang sebuah hubungan yang harus mencoba bertahan... di tengah jarak. Dan pertanyaannya masih menggantung di hati Alika: Apakah ia dan Zenn masih bisa bertahan, meski harus menjalani semuanya dari jauh?
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BACKBURNER
  • Maaf Dira
  • 1.Si pengejut handal
  • Si Kembar || ORINE
  • TEMAN TAPI MENIKAH
  • Bucin || Jikyu [END]
  • GIEMMY : MELODY HUJAN UNTUK KIMBERLY
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • possesive friend (Forcebook)
  • Lost Love In Bloom Again

Ngerubah kepribadian demi dicintai balik, norak ga sih? maksain ga sih? -Freya Kalo gitu, lama lama capek. mending kasih jeda biar dianya kangen. ntar juga nyariin -Ella

More details
WpActionLinkContent Guidelines