We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aku, kamu dan waktu

Aku, kamu dan waktu

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 3, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Ini adalah sebuah kisah tentang aku dan kamu. Tapi bukan kita. Karena tidak pernah ada kita. Yang ada hanya aku dan kamu. Aku dan kamu menjadi sebuah ikatan yang tak semestinya terjadi. Takdir menyatukan kita dalam keadaan yang sangat rumit, betapa hebatnya Tuhan yang telah mempertemukan kita dan membuat kita saling mengenal.Cerita cinta ini sangat rumit dan aku tak tahu kapan akan berakhir. Kisah aku dan kamu tidak ada salahnya, hanya aku yang terlalu terlarut dalam kebahagiaan yang kita ciptakan. Namun pada akhirnya kamu pergi dariku dan kembali pada kenyataan bahwa kita tak bisa bersama. Karena kita adalah matahari dan bumi yang tidak akan pernah terhubung, terpisah jarak namun selalu ada koneksi yang menghubungkan antara aku denganmu Terima kasih banyak, wahai organ terpandai yang terlupakan, telah mengingatkan aku yang bodoh ini. Tidak ada "kita ". Tidak akan pernah ada "kita". Yang ada hanyalah "aku" dan "kamu".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Serpihan Luka
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • The Secret Of Bond (Complete)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Ku Relakan Segalanya.!!
  • Bayi Dosenku 2
  • TITIK AKHIR.
  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines