What's wrong with roleplayers ?

What's wrong with roleplayers ?

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 18, 2024
ZILA RAESPATI. Seorang gadis dengan sifat pendiam, namun akan menjadi sangat cerewet saat bersama orang terdekatnya. Gadis dengan beribu-ribu rasa kesepian di hatinya karena kedua orang tuanya sangat sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing *** Ketika kesepian terus melanda gadis itu dia tanpa sengaja mendengar teman-temannya sedang asik menceritakan pengalaman mereka berada di dunia yg mereka sebut roleplayer itu. Zila dia yg tertarik dan penasaran mendengar hal tersebut langsung mendekat pada teman"nya yg sedang asik berbincang dan di sambut dengan senyuman oleh teman-temannya Lantas apa yg terjadi saat zila mengatakan pada teman-temannya dia penasaran dan ingin mencoba menjadi salah satu dari dunia roleplayer itu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • My Cute Assistant ( Delynn X Lily FanFic)
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • CINTA TAK SEARAH
  • Asrama Nomor 12 (JKT48 Gen 12 Fanfic)
  • Diary Of an Introvert (REPOST)✔
  • REKSA: The Last Bell
  • 48 FAMILY RESTAURANT ( JKT48 Gen 12 Fanfic)
  • Langit Yang Merenggut Cinta

"Kita memang memandang langit yang sama, tapi di setiap do'a kita melayang ke arah yang berbeda." Azam, seorang siswa SMA kelas XI, tumbuh dalam keluarga yang taat beribadah, tenang, dan penuh dengan prinsip. Hari - harinya sederhana: sekolah, nongkrong bareng teman - temannya, dan menatap hidup dengan logika yang rapi. Hingga seorang siswi pindahan bernama Evelyn muncul dalam kehidupannya, berbeda keyakinan, berbeda cara pandang, tapi perlahan mengusik isi kepalanya. Evelyn datang dengan luka yang disembunyikan di balik senyumnya. Ia gadis yang terlihat kuat, tapi jauh di dalam hatinya, ada keresahan yang tak bisa ia bagi ke sembarang orang. Di tengah dinamika sekolah, mereka dipertemukan dalam momen - momen kecil yang tak pernah mereka duga akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar. Akan tetapi, bagaimana jika kedekatan itu justru menuntun mereka ke batas yang tak pernah disepakati? Bagaimana jika rasa itu hadir, tapi dunia tak mengizinkannya tumbuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines