The Hidden Words

The Hidden Words

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 24, 2026
Ssstt... Genggam tanganku, atau kau bisa memegang ujung lengan bajuku. Mari kita menyusuri lorong misteri, di mana cerita berbisik dan rahasia menari di antara kata. Setiap mimpi bisa jadi hanyalah gema, setiap fantasi mungkin menuntunmu pada kebenaran yang belum pernah kau sentuh. Jika berani, buka matamu-biarkan kata-kata ini menarikmu ke pusaran di mana mimpi dan realita tak lagi berbeda. Tapi ingat, jangan sampai tersesat. Karena kurator di tepi batas akan selalu mengawasimu, dan aku hanyalah seorang penyair gema yang suka mengembara. "The Hidden Words"
All Rights Reserved
#2
puisiprosa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • DikaRanggi
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • KONSEKUENSI HATI
  • Menanti dalam istiqomah
  • Seuntai Kata Untuk Rangga
  • ABSURD QUOTES I
  • Lembut Seperti Doa

Cinta itu nyata dan bisa terjadi kepada siapa saja. Termasuk aku yang mencintai sosok idola banyak orang. Lucu bukan ? Seorang fans mencintai idolanya? Namun itu yang aku rasakan mau bagaimana lagi cinta dayang tanpa memilih siapa yang akan dicintainya ? Dan kalian tahu aku ini seorang pengecut yang tak berani menunjukan rasa cinta itu, padahal orang yang ku cinta berada disekelilingku. Aku hanya mampu memberinya puisi, sarapan, ucapan semangat, dan juga ucapan selamat jika ia meraih sebuah gelar juara. Aku melakukan itu semua tanpa memberi tanda siapa aku. Biarlah begitu jika aku dan dia jodoh kita pasti bertemu entah kapan itu. Satu yang pasti cinta ku akan selalu tumbuh untuknya. ~Eka Prisilia Rahyana Siapa sebenarnya kamu? Tulisan-tulisanmu membuatku penasaran dengan wajahmu. Sarapan yang kamu kirimkan begitu lezat. Aku selalu menikmatinya. Jika aku bertemu denganmu ingin rasanya ku ucapkan terima kasih banyak. Berkat tulisan-tulisan itu aku menjadi lebih bersemangat dalam menjalani hidup ini. Apakah kamu tahu tanpa kamu sadari aku telah jatuh hati ke kamu? Aku harap kita akan segera bertemu dan mengungkapkan rasa ini satu sama lain. Aku mencintaimu walau kita belum pernah bertemu. ~Ernando Ari Sutaryadi Aku mengenalmu jauh sebelum kamu mengenalku jauh sebelum pertemuan pertama kita. Rasa itu hadir jauh sebelum kita bisa sedekat ini. Namun sayang ketika kita dipertemukan ternyata kamu mencintai dia sahabatku, tak apa sebelum kata jadian diantara kalian terucap aku tak kan berhenti untuk mengejar. Aku akan tetap memperjuangkanmu sampai pada akhirnya lelah itu menghampiriku sendiri. ~Saddam Emmiruddin Gaffar

More details
WpActionLinkContent Guidelines