An unthought met scratched a never ending story.
Tidak ada yang bisa menebak kehendak semesta. Pertemuan yang tidak pernah terduga, membuka banyak hal yang selama ini tersimpan rapat.
Devian dengan keteguhannya. Benci terlihat lemah di depan banyak orang. Menyembunyikan segala perih yang ia rasakan bersama rindu yang ia peluk erat.
Alena dengan kesempurnaannya. Mengubur dalam segala sesak di dada karena beban yang ia pikul. Hambar akan perasaan. Hanya bahagia yang ia kenal. Tidak memberi celah untuk perasaan lain menguasai dirinya. Pun hampir tak ada bulir bening yang berhasil luruh dari kedua irisnya.
Dibalik semua itu, ada bibir yang dibungkam. Ada kisah pilu yang terpendam. Pertemuan yang tidak pernah terlintas di benak, jadi kunci atas semua hal yang selama ini disembunyikan.
Di SMA Adhitama, semua orang tahu dua hal :
Jangan cari masalah dengan geng Araska.
Jangan berharap tahu siapa inti asli Selvora.
Tapi Mohan, si ketua geng Araska sekaligus kapten futsal paling urakan se-Bali, justru punya satu obsesi: Putri Angsa-alias Raisa, gadis dingin berkharisma tinggi yang diam-diam memimpin geng motor rahasia Selvora dan juga kapten basket putri. Cantik? Iya. Pintar? Banget. Bisa dideketin? Hah, mimpi dulu.
Masalahnya, dunia mereka seharusnya nggak bersinggungan.
Tapi takdir malah ngasih bonus:
Pertemuan tak sengaja.
Tawuran yang nyerempet hati.
Sarkasme yang berubah jadi sinyal cinta.
Dan geng-geng pecicilan yang nggak bisa diem liat leader-nya saling lirak-lirik.
Saat elang mulai mengejar angsa yang tak bisa disentuh,
akankah langit tetap tenang?
Atau justru badai besar akan datang?
Siap-siap jatuh cinta, tertawa, dan ikut deg-degan...
karena cinta pertama bisa datang dari tempat paling nggak disangka:
antara kalung angsa dan motor penuh coretan.