Bintang Diatas Balkon

Bintang Diatas Balkon

  • WpView
    Leituras 333
  • WpVote
    Votos 122
  • WpPart
    Capítulos 36
WpMetadataReadMaduroConcluída dom, mar 17, 2024
WpInfo
Ficção
Romance
Kisah kehidupan 2 orang sahabat Iwan dan Donny yang menjalanin kehidupan bersama sejak SMA sampai dengan Kuliah dengan latar waktu 90'an akhir sampai dengan 2000'an awal. Donny, cowo normal rata-rata, sedikit konyol, dan memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi namun memiliki pola pikir yang lebih konstruktif dibandung Iwan yang memiliki pola pikir destruktif dan sangat konyol namun memiliki taraf kehidupan yang lebih baik karena terlahir dari keluarga berada dan diasuh oleh neneknya yang memang menjalankan perusahaannya sendiri. Namun tidak menjadikan Iwan menjadi perilaku yang sombong terhadap orang di sekelilingnya, terlebih kepada Donny. Menjalani hidup berdua sejak SMA karena dari kecil mereka hidup tanpa bimbingan orang tua sehingga keputusan yang mereka ambil hanya berdasarkan naluri dan logika. Permasalahan dilematis harus dihadapi mereka berdua lantaran harus menyelamatkan keluarga atau mengabaikannya yang menyeret mereka untuk masuk ke dalam jaringan narkoba luar negeri. Yang mereka lakukan semerta-merta untuk menjaga wanita-wanita yang sangat berarti bagi mereka berdua.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • CLASS F
  • BE BESTFRIEND NOT MORE!
  • Sister or More
  • My Bromance [18+] End
  • Resonansi
  • The Chance
  • The Sky Before Secrets
  • A Memory of You
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo