HTS (HOLY SHIT)

HTS (HOLY SHIT)

  • WpView
    Reads 3,267
  • WpVote
    Votes 414
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 5, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Rupanya tidak semua orang tahu apalagi menyadari bahwa latar belakang seseorang sangat berpengaruh pada aksi-reaksi, terutama jika itu tentang hubungan berkasih sayang secara romantis. Walaupun Zeyya tak pernah menjalin hubungan-lebih tepatnya dia tidak bisa membuang waktunya untuk hal yang akan menyita banyak waktu, perhatian dan dapat menjadi kelemahannya. Bukan berarti dia tak membutuhkannya, dia ingin, hanya saja waktu itu bukanlah waktu yang tepat. Sama seperti Rian bertingkah ambigu, entah ingin jadi pasangan atau sekadar teman saja. Dia amat kesal diwaktu pria itu datang padanya melewati boundaries yang dia bangun, menjalin kontak intens dan bermanja namun diwaktu yang lain bertingkah profesional. Kalau kata Chika dan Sera, itu namanya HTS, Holy Shit!
All Rights Reserved
#210
status
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hijrah Cinta (Sudah Terbit)
  • Kutunggu Kau Putus (HIATUS)
  • Jejak Kenangan di Masa MPLS
  • We Can't Be Friends
  • AZKARA dan KANIA (End)
  • MOMENT[On GOING]
  • My Icy Doctor (Tamat)
  • ~ HTS ~
  • HTS

"Jangan sampai kamu lupa bahagiakan diri sendiri karena terlalu sibuk bahagiain orang lain Hul!" ujar Maurisya kepada sahabatnya itu. "Suatu saat nanti kalian semua bakalan tahu alasannya apa," ujar Hulya sarkastik. "Yang jelas alasannya bukan perkara domba kawin in kebo lah ya," saut Helmy di tengah ketegangan itu. Sikap tegas seorang dokter bernama Hulya Azima Putri, kerap mengundang perdebatan kecil dengan seorang TNI bernama Yolan Fazhri yang tak lain dan bukan adalah sahabat sekaligus musuh bebuyutan nya di masa lalu. Hingga pada suatu waktu tuhan mengilhami mereka hidayah, dan hal itu membuat Hulya beserta Yolan berdamai lalu keduanya memutuskan untuk bersahabat, membina dan mengarungi suka duka bersama layaknya sahabat sejati. Suatu waktu, sebuah perasaan aneh datang menghampiri mereka secara tiba-tiba. Hal itu harus menyeret mereka dalam sebuah bahtera bernama cinta. Namun entah mengapa saat Yolan datang untuk melamar, dokter cantik itu malah enggan dan bahkan malah menolak lamaran tersebut dengan alasan, dia tak pantas untuk laki-laki sebaik Yolan. Ada apa dengan Hulya? Apa mungkin dia tidak mau menikah dengan Yolan yang sama sekali tak pernah mengajaknya terjun ke dunia pacaran melainkan to the point ke jenjang yang lebih serius? Atau ada alasan lain? Terkadang cinta itu akan datang tanpa terkaan yang sesuai ekspektasi,karena yang takdir nyatakan selalu bertajuk tanpa harus kita tanyakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines