Tumbuh Tanpa Sembuh | TAMAT

Tumbuh Tanpa Sembuh | TAMAT

  • WpView
    LECTURAS 3,326
  • WpVote
    Votos 1,050
  • WpPart
    Partes 25
WpMetadataReadConcluida mié, jul 23, 20253h 42m
WpInfo
Ficción
Romance
Setiap hari adalah hidup baru. Setiap waktu adalah pelajaran. Pelajari baik-baik. Sebab semua hal yang sedang berjalan adalah proses menuju bahagia. Mungkin saja skenario hidup yang kamu buat tidak berjalan dengan semestinya, tetapi percayalah skenario hidup yang dirancang oleh Tuhan lebih indah dari pada yang kamu buat. Alea tahu rasanya kehilangan berulang kali, tanpa jeda. Ia tak lagi bisa memilih selain bertahan, meski hatinya terus retak di tempat yang sama. Luka-luka masa lalu tak hilang, mereka tinggal, diam-diam, menjelma teman yang harus ia terima. Tapi seberapa lama seseorang bisa hidup berdampingan dengan luka? Dan benarkah waktu akan menyembuhkan segalanya?
Todos los derechos reservados
#11
eventpensi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Miss Dandelion
  • KIRANA, MY DEAREST (complete ✅)
  • SEPULANGNYA AKU BERLAYAR
  • DIA, ANGKASA
  • Asmaraloka Saptakāla [COMPLETED STORY]
  • Hingga Ke Penghabisan
  • My Love in Air
  • Aurorabilia
  • Tak Pernah Terungkap
  • SENYUMAN MALUNYA SEMANIS HALWA
  • Tentang Kota Yang Tak Punya Musim
  • Dancing with Sadness
  • KESETIAAN JANJI CINTA DALAM HUBUNGAN
  • DUNIA EKSPERIMEN
  • Bidadari Surga-Ku
  • Falling For The Wrong Past
  • Buku Harian Orang Gila (Buharla)
  • The Journey of Love and Friendship

Setelah mengetahui bahwa dirinya mengandung, Larasati Kirana sangat kebingungan. Ia memang punya kekasih, namun mereka tidak pernah melakukan hubungan intim. Mustahil mengatakan bahwa janin yang dikandungnya adalah anak kekasihnya yang masih kuliah. Dan pelakunya memang bukan kekasihnya. Pria yang masih beristri itulah yang telah melakukannya. Laras nekat kembali ke Jogja, untuk mengadakan nasibnya pada kedua orangtuanya. Namun sayangnya keadaan tak memungkinkannya untuk mengeluh, ibu dan ayahnya sudah terlalu punya banyak beban menghidupi tiga adik Laras yang masih sekolah. Di tengah keputusasaan, Laras kembali ke Jakarta. Ia kembali mendapatkan pekerjaan sebagai sekretaris seorang pria yang bertemperamen seperti balita tantrum dan membuat perempuan itu merasa kesulitan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido