Story cover for DEAR B by Sftri47
DEAR B
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Feb 20, 2024
2 new parts
Brukk

"Woi kalo berhenti tuh bilang dong."ucap syahra sambil mengelus jidatnya yang sakit karna tertabrak punggung laki-laki itu.

Belum selesai dengan sakit jidatnya, tiba-tiba saja laki-laki itu kembali menarik nya membuat Syahra tersentak.

"Sorry, ikut gue."

Menarik Syahra menuju gudang yang berada di sebelah kiri dari pintu lorong yang mereka lalui, laki-laki itu dengan cepat masuk lalu menutup rapat kembali pintu gudang.

"Ssttt, ada pak imron." ucap laki-laki itu sambil menutup mulut Syahra agar tidak bersuara.

Yang membuat Syahra terdiam adalah bukan karena laki-laki itu membekap mulutnya. Toh bisa saja dia langsung melepas bekapaan dan tanpa disuruh dia akan diam, tetapi posisi mereka yang membuat Syahra tidak bisa bergerak dan menahan nafas. Bagaimana tidak, posisi mereka saat ini sangat intim bahkan Syahra bisa mencium aroma parfum yang laki-laki itu pakai. Syahra terpojok di dinding dekat jendela dan laki-laki itu menghimpit dirinya dengan tangan yang masih membekap mulut Syahra. Laki-laki itu sesekali mengintip ke arah jendela memastikan tidak ada guru lain yang melewati gudang.

Setelah beberapa menit didalam gudang yang penuh dengan barang-barang, Laki-laki itu pun melihat keadaan sekitar dan ia pun melepaskan bekapan itu dari mulut Syahra.

"Ayo, udah gak ada pak Imron."ucap laki-laki itu.
All Rights Reserved
Sign up to add DEAR B to your library and receive updates
or
#90hati
Content Guidelines
You may also like
Mastering Him by wedewidey
15 parts Complete Mature
Cyntia Zahrah bisa dekat bahkan jatuh cinta pada Ilham Bentrand berkat sebuah aplikasi berkirim surat. Dua tahun ia lewati dengan harap Ilham akan mengajaknya keluar dari dunia maya dan menjadikan dirinya si satu-satunya hanya untuk menyerah dan patah hati berkali-kali. Ia justru menemukan dirinya hanya dianggap teman chat bagi cowok itu. Sekali lagi ... setelah melalui dua tahun dengan menunggu Ilham membalas chat, melakukan panggilan video sampai pagi menjelang dan sesekali jalan berdua Cyntia baru sadar bahwa dirinya tidak begitu penting. Keputusan untuk move on semakin bulat ketika ia terus dipertemukan dengan Ilham dalam kejadian demi kejadian yang tidak mengenakkan, kejadian-kejadian yang membuatnya mempertanyakan pada dirinya sendiri kepantasan untuk menjadi si satu-satunya milik Ilham. Kemudian pada satu malam, malam yang kelewat normal dimana bintang-bintang masih berada ditempatnya dan bulan masih malu-malu untuk muncul, Ilham mendatanginya dengan sebuah lamaran. Apa yang tidak ia mengerti adalah kenapa harus lamaran yang ia dapat ketika Ilham sudah mengetahui masa lalunya yang satu orangpun tidak akan sukai? Setelah kejadian malam itu akhirnya Cyntia benar-benar selalu mendapati orang yang ia sukai tepat di depan matanya, yang wanginya bisa ia cium dengan jelas. Orang yang ternyata jika dipandang langsung lebih menyenangkan alih-alih memandang fotonya yang Cyntia koleksi. Di awal, cerita ini terasa sangat membosankan bagi orang lain karena mereka pikir, manusia mana yang bisa jatuh cinta pada seseorang yang hanya ada di dalam ponselnya? Mereka hanya tidak tau bahwa Cyntia merasakan degub yang sama dengan gadis lain yang jatuh cinta pada rekan kerjanya, pada teman sekelasnya, pada anak fakultas sebelah, pada kakak tingkatnya atau pada seseorang yang dijodohkan dengannya. Cinta, bagaimanapun caranya datang, efeknya tetap sama. Sama-sama mendebarkan. Sama-sama menyegangkan. Dan sama-sama menimbulkan gelenyar aneh saat di pandang oleh dia yang dicinta.
Kisah Hidup Liya  by queenlynn31
8 parts Complete Mature
"Liya!" panggil Zara dari jauh menghampirinya. "Zara,"gumam nya kesenengan melihat teman yang sudah berhari hari menjauhinya kini datang kepadanya. "Liya aku mau ngomong," Zara memulaikan percakapan setelah berada di depanku. "iya mau ngomong apa?,"tanya Liya tidak sabaran. "mulai detik ini hari ini aku bukan lagi temen kamu",ucap Zara lalu pergi begitu saja tanpa sepatah perjelasan sedikit pun.dan entah kenapa,seketika,Liya seperti di samber petir di siang bolong. setelah perginya Zara, Liya naik ke kelasnya bersamaan dengan tangisan,sesegukan yang dari tadi tidak berhenti,tangannya juga gementar dan air matanya tidak berhentinya mengalir, sambil berjalan menaiki tangga menuju kelasnya yang berada di tingkat paling atas,dia terus terusan menangis tanpa henti.sesampainya di kelas ia langsung menduduki dirinya dan menutupi mukanya yang sebam akibat menangis. "Liya..Liya,"panggil seseorang pada Liya sambil sedikit menggoyangkan tubuh si gadis itu Liya yang terusik mengangkat sedikit kepala nya ke atas dan menatap orang itu,dengan mata yang bengkak Liya melihat orang itu. "Liya kamu kenapa kenapa kok kamu nangis,"tanya orang itu khawatir. "aku gak papa kok Vin," ucap Liya menenangkan Alvino. "gak papa gimana ini, cerita gak lu," Alvino berbicara dengan nada yang khawatir dan sedikit memaksa. ....................... "apa!!yang bener aja". "bener gak liat apa aku nangis kek gini". "sialan banget tu orang,"batin seseorang. . . .
Silent Heart! by TarisaNovitha27
6 parts Complete
"Al kenapa lo selalu liatin gue?Gue jadi bingung sama Lo kalo lagi berduaan gini" salsa bertanya serius kepada Alfa, karna sampai saat ini salsa bingung kenapa setiap sedang berdua, Alfa selalu menatap mata intens salsa. Dulu salsa memang cuek dengan tatapan Alfa, tapi semakin lama Salsa cukup penasaran dan ingin tahu alasan soal Alfa menatap nya seperti itu. Bingung lhoo ini salsa serius Dan shit Alfa bukan nya menjawab pertanyaan Salsa, justru ia semakin menatap mata bulat itu dan bahkan Alfa tersenyum. Satu detik Dua detik Empat detik ( tiga detik dulu sat ) Tiga detik ( nah baru bener ) Empat detik Lima detik Alfa mengangkat salah satu tangan nya dan meletakan nya tepat ditepian wajah Salsa. Tangan Alfa dengan lihai menyibakkan beberapa helai rambut yang menutupi wajah salsa. ( Ulah angin nih pasti, pen sentil angin rasa nya author gengs ) Salsa masih termenung dengan Alfa yang menatapnya seperti itu dan perlakuan Alfa beberapa detik yang lalu:'' "Lo bukan bingung tapi gugup. gue rasa jantung lo harus dicek ke dokter setelah gue tatap Lo kaya gini" Stop! Bukan, bukan ini alasan yang ingin salsa dengar dari mulut Alfa! Belum sempat salsa mengangkat mulut nya untuk bicara. Alfa kembali melontarkan sesuatu. "Sa.. lo cantik. Boleh ya gue sayang sama Lo?" Deghhh Seakan detak jantung salsa terhenti seketika! Syok! Salsa syok! ( Kalo ga tau syok gua kasih tempe syok itu kaget yhahaaa ) __--__--__--__--__--__--__--__ DON'T COPY MY STORY!!! Sebelum baca follow dulu ya❣️Karna banyak part yang bakal aku privat guys🌈
Kamu by sikancilanaknakal
10 parts Complete
"lo denger nggk?" kata cowok asing yang menoleh ke arah Kayla. "denger apaan?" "lo nggk denger? suaranya kayak dug... dug.. dug.." "eh enggk, gue nggek denger" "masa sih, perasaan kenceng banget suaranya" "mampus gue itu kan suara jantung gue yang nggak karuan gara-gara cowok asing tiba-tiba noleh ke arah gue" batin Kayla. cowok itu dengan wajah yang bingung masih mencari sumber suara yang tadi ia dengar. "eh tunggu kok suaranya makin kenceng, masa lo masih nggk denger?" "gue nggk denger tau" "dasar budeg" "apa kata lo,lo itu ya baru kete..." tiba-tiba cowok itu mendekatkan jarinya ke bibir kayla,seketika itu Kayla langsung syok, gugup, dan merasa nggk karu-karuan. sebab ia melihat dengan dekat cowok itu sangat tampan, lensa mata kecoklatan, hidung yang mancung, bibir yang seksi, dan kulit yang begitu putih bersih. Saat itu ia ingin sekali mengetahui nama cowok tersebut tapi belum juga ngelanjutin khayalannya kayla langsung dibuat kaget oleh suara berat cowok. "eh jadi elo yang buny.." PLAK.... Tanpa sadar Kayla langsung menampar cowok itu, hingga membuat cowok menjadi bingung, sementara Kayla sedang salah tingkah, dia refleks menampar tu cowok sangking gugupnya ia langsung kabur meninggalkan tu cowok. "woi dasar cewek gila, awas lo ya kalo ketemu lagi" cowok itu teriak dengan keras sambil marah-marah gak karuan. But dalam hatinya sebenarnya ia ingin mengetahui nama tu cewek, sebab baru kali ini ia langsung ngeh pada seorang cewek yang baru ia kenal. ........................................... OKE DEH GUYS SOALNYA AKU MASIH BARU DALAM MENULIS DI SINI, MOHON DUKUNGANNYA YA, DAN SEMOGA KALIAN LANGSUNG SUKA SAMA PERCOBAAN KU YANG PERTAMA INI. SALAM KENAL YA SIKANCILANAKNAKAL.
You may also like
Slide 1 of 10
STUCK cover
Mastering Him cover
SHETAN cover
Semu [Completed] cover
Kisah Hidup Liya  cover
Silent Heart! cover
Arsyilazka cover
Kamu cover
CINTA YANG NYATA cover
Him or him?  cover

STUCK

9 parts Complete

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.