Serendipity

Serendipity

  • WpView
    Reads 194
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 1, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Mikayla si gadis ceria yang terus berusaha agar cintanya akan tersentuh oleh pihak lawan dan pihak lawan akan bisa merasakan cintanya yang begitu besar dan tulus. Disinilah kesabaran dan kekuatan kita akan di uji. Apakah cinta seperti ini akan berhasil? Siapa yang tau jika kesabaran dan kegigihan kita yang akan berbicara disini. Itulah yang dinamakan Serendipity -suatu keberuntungan yang tak terduga- Aku tak peduli sekeras apapun kamu menolak kehadiranku karena sekuat itulah aku akan bertahan untuk terus mencintaimu. Karena inilah aku dan cintaku untuk mu. Tak bisakah kamu merasakannya? -Mikayla- Kenapa lo sangat keras kepala? Jangan lakukan ini lagi kay! Gue nggak mau nyakitin lo karena gue nggak bisa bales perasaan lo. -Liam-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kalau Benci, Kenapa Ingat?
  • Dishana (End)
  • Tulisan Sastra✔
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Meet Me at the Basement
  • Broken Hearts [END]
  • ARDIRA [SELESAI]

Dua nama, dua dunia yang dulu pernah saling bersinggungan, kini beradu diam dalam satu ruang kelas. Ocilia, gadis mungil dengan tinggi 150 cm, feminin, tenang, dan cerdas. Di balik wajah lembutnya, ada hati yang pernah kecewa-retak sejak suara yang paling ia percayai berubah menjadi candaan menusuk. Ia tak pernah benar-benar membenci Kefin, tapi juga tak sanggup mendekat lagi. Kefin, cowok populer dengan tinggi 190 cm, ketua tim basket yang karismanya tidak hanya mencuri perhatian, tapi juga seringkali mengundang masalah. Di balik sikap tengil dan candaan kasarnya, tersembunyi penyesalan yang tak sempat diucap, dan rasa yang terlalu lama dipendam. Dulu mereka akrab, saling memahami tanpa banyak kata. Kini, setiap pertemuan berubah jadi pertarungan kata dan sindiran. Tapi, perasaan tak pernah benar-benar mati-ia hanya menunggu waktu dan keadaan yang tepat untuk mekar kembali. Dalam beberapa bab yang mengalir lewat nuansa sekolah yang realistis, tugas kelompok yang canggung, persahabatan yang hangat, dan luka lama yang perlahan dibuka kembali-kisah ini akan mengajak pembaca menyelami perasaan yang tumbuh dari reruntuhan. Sebuah perjalanan dari musuh jadi cinta, dari sindiran jadi pengakuan, dan dari Ocilia yang tersakiti menuju Ocilia yang akhirnya dipilih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines