Yuta dan patah hatinya [Selesai]

Yuta dan patah hatinya [Selesai]

  • WpView
    Reads 622
  • WpVote
    Votes 310
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 5, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak ada yang tersisa setelah patah hati pertamanya. Seharusnya begitu. Seharusnya semuanya habis ketika ayah memilih meninggalkan Yuta dan mama. Seharusnya cinta Yuta pada Sesilia habis di tahun ketika gadis itu memilih mengakhiri hubungan mereka. Namun nyatanya, semakin jauh Yuta menarik diri, semakin dekat pula Yuta dengan mereka. Hampir setiap hari, ayah dan Sesilia terlibat dalam hidup dan pikiran Yuta. Tidak bisa dielakkan, bahwasanya Yuta merindukan ayah dan berharap dia kembali datang sebagai suami mama. Fakta lainnya, Yuta juga masih menunggu Sesilia datang untuk menjelaskan kenapa Yuta ditinggalkan begitu saja. Yuta ingin hidupnya kembali seperti semula. Ada ayah dan Sesilia. Tapi apakah itu bisa terjadi? Apakah Sesilia dan ayah bisa kembali? Atau malah ada lagi yang pergi? Start: 21 Februari 2024 Finish: 16 Maret 2024 © Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
All Rights Reserved
#9
pensivol11
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOXIC RELATIONSHIT [END]
  • For The Sweetest, Keyla [END]
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Home?
  • Dear Sister
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • Langit untuk Asa
  • Home: Lacuna [SUDAH TERBIT]
  • Mari Kembali Ke Rumah | Sudah Dibukukan

WARNING!! PART LENGKAP DAN SIAP-SIAP PATAH HATI! 𝓙𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓶𝓮𝓷𝓰𝓰𝓪𝓷𝓽𝓾𝓷𝓰𝓴𝓪𝓷 𝓱𝓲𝓭𝓾𝓹 𝓹𝓪𝓭𝓪 𝓼𝓲𝓪𝓹𝓪𝓹𝓾𝓷 𝓴𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓼𝓲𝓪𝓹𝓪𝓹𝓾𝓷 𝓲𝓽𝓾 𝓹𝓪𝓼𝓽𝓲 𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓹𝓮𝓻𝓰𝓲. _________ HAPPY KIYOWO_________ Pernahkah kalian dibanding-bandingkan dengan adik sendiri sampai berusaha keras untuk mendapat nilai yang bagus untuk mempertahankan harga diri di depan orang tua? Pernahkah kalian merasa kehidupan terlalu tak adil baik di keluarga, percintaan maupun pertemanan? Adakah yang pernah dipukuli ayahnya sampai merasa lebih memilih mati saja? Adakah yang membenci orang tua karena sudah jadi penyebab penderitaan dan kehancuran keluarga? Hidup itu tak adil untuk semua orang, tak ada yang terlalu bahagia di dunia ini. Berharap kebahagiaan itu datang? Sudahlah, harapan hanyalah sebuah gerbang menuju kekecewaan. Kita adalah kumpulan luka yang mencari tempat untuk sekadar singgah. Pahit yang diterima dan patah yang takkan pernah utuh adalah bagian dari perjalanan untuk menemukan rumah, langkah tak berarah mencari rumah yang telah dirampas semesta. Dunia terlalu kejam atau diri ini yang terlalu lemah? Sakit ini bukan sakit biasa tapi apakah pantas untuk seorang seperti diri ini menyerah pada keadaan? Sungguh tak ada harga diri lagi jika kata menyerah itu terucap tapi rasa-rasanya untuk berjuang sudah tak punya tenaga lagi. Apakah ada jalan untuk menuntaskan derita ini? Terluka sendiri dan bangkit sendiri, memberi perekat pada hancur tak terikat. Jangankan mati, hidup sudah terasa seperti neraka. Start 9 Maret 2022 Finish 11 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines